Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Luhut Ditelepon Presiden, Ada Kemungkinan Vaksinasi November Molor
    News

    Luhut Ditelepon Presiden, Ada Kemungkinan Vaksinasi November Molor

    October 23, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Luhut Ditelepon Presiden, Ada Kemungkinan Vaksinasi November Molor 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dirinya mendapatkan kabar dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bahwa vaksin yang ditargetkan bulan depan kemungkinan akan mundur karena belum adanya pemberian emergency use authorization (EUA). EUA sendiri diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

    “Tadi Presiden telepon saya, karena barangnya sudah dapat. Rencananya yang minggu kedua November bisa saja nggak tercapai,” ujarnya dalam video conference, Jumat (23/10).

    Luhut menegaskan, keterlambatan pemberian vaksin dari target bukan berarti vaksinnya belum ada. Ia menyebut, vaksin Covid-19 sudah ada dan didapatkan pemerintah. Vaksin tersebut juga siap didistribusikan, tinggal menunggu izin EUA.

    “Bukan karena barangnya (belum datang), barangnya siap. Tapi karena emergency use authorization-nya belum bisa dikeluarkan BPOM,” tegasnya.

    Luhut menjelaskan, pemerintah ingin memastikan terlebih dahulu tahapan izin EUA bisa diberikan, agar pemberian vaksin bisa sesuai aturan. “Jadi, Presiden nggak mau lari dari (aturan) situ, dia mengatakan keamanan nomor satu. Jadi, kita lihat sampai kapan ini,” ungkapnya.

    Luhut juga menambahkan, dirinya sempat ditawari pemberian vaksin saat kunjungan ke Tiongkok, namun dirinya enggan menerimanya dengan alasan sama, yaitu di Indonesia belum ada izin EUA-nya. Tanpa izin tersebut, ia enggan menerima tawaran tersebut.

    “Minggu lalu saya dari Yunan bicara sama pemerintah Tiongkok segala macam, tidak ada lagi yang pakai masker. Kami jadi (seperti) alien di sana. Saya tanya Perdana Menterinya, kenapa nggak pakai masker, Anda sudah suntik vaksin? Katanya sudah. Saya diajak suntik juga,” tuturnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePerpustakaan MPR Jalin Kerjasama dengan Uniku
    Next Article BPJS Kesehatan Anugerahkan Penghargaan bagi 15 Jurnalis Terbaik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.