Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Lukman Edy: Erick Thohir Paling Cepat dan Kreatif Hadapi Krisis
    News

    Lukman Edy: Erick Thohir Paling Cepat dan Kreatif Hadapi Krisis

    July 21, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Lukman Edy: Erick Thohir Paling Cepat dan Kreatif Hadapi Krisis

    Lukman Edy

    Jakarta, Jurnas.com – Keputusan Presiden Jokowi membuat tim pemulihan ekonomi nasional dan penanganan Covid-19 dinilai sebagai langkah yang tepat serta menunjukkan sense of crisis menghadapi ketidak pastian.

    Dewan Pakar Indonesia Maju Institute, Lukman Edy mengatakan, paling tidak ada dua persoalan besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Pertama, pandemi covid-19 yang belum tentu kapan akan berakhir. Dimana, seluruh negara meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan munculnya pandemi jilid II yang lebih parah.

    Kedua, kata Lukman, situasi ekonomi dunia yang tidak menentu. Hampir semua negara mengalami negatif growth, bahkan banyak yang negatif growthnya dua digit.

    “Terhadap dua persoalan besar tersebut, maka yang akan dihadapi adalah kenyataan Indonesia menghadapi ancaman dua krisis sekaligus, yaitu krisis kesehatan dan krisis ekonomi,” terang Lukman.

    Lukman juga menyinggung soal statemen Presiden Jokowi dalam minggu-minggu terakhir ini, yang memperlihatkan kerisauan dan sensitifitasnya terhadap keadaan.

    Baca juga.. :

    • Erick Thohir Pimpin Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional
    • Partai Gelora Dukung Presiden Jokowi Atasi Pandemi Covid-19
    • Partai Gelora Silaturahmi ke Presiden Jokowi

    “Pertama, kemarahan beliau di sidang kabinet karena melihat para pembantunya yang belum sejiwa dengannya dalam menghadapi krisis. Ada yang serius tapi banyak yang santai saja. Presiden Jokowi ingin frekuensi sensitifitas para pembantunya sama dengannya ketika menghadapi Krisis sekarang ini,” katanya.

    “Kedua, ketika Presiden Jokowi pidato didepan para Gubernur beliau tidak ketinggalan pula mengingatkan keseriusan Kepala Daerah dalam menangani Pandemi Corono di daerah masing masing berdasarkan indikator masih lambannya eksekusi APBD sehingga menjadi penyebab tidak terangkatnya pertumbuhan,” tambahnya.

    Untuk itu, menurut mantan Ketua Komisi II DPR itu, saat ini Presiden Jokowi melakukan langkah yang lebih kongkrit, yaitu membentuk tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Corona.

    “Intinya Jokowi ingin apa yang beliau ucapkan minggu-minggu terakhir ini, juga di eksekusi. Beliau tidak ingin hanya didengar tapi tidak dilaksanakan. Beliau ingin langkah cepat yang dilandasi Sense Of Crisis yang kuat” tegas Lukman.

    Soal kenapa Jokowi memilih Erick Tohir mengomandani Tim, Lukman menilai, bukan saja karena Menteri BUMN ini punya fungsi dan kewenangan yang cukup untuk mengemban amanah berat ini.

    “Tetapi Jokowi juga melihat, diantara pembantu beliau, Erick Thohir lah yang paling cepat, kreatif dan tidak bertele tele dalam menghadapi Krisis sekarang ini,” imbuhnya.

    Menurutnya, Jokowi merasakan ada frekuensi yang sama soal sensitifitas Erick Thohir dalam menghadapi krisis kesehatan dan sekaligus krisis ekonomi sekarang ini. “Erick Tohir punya Sense Of Crisis yang sama dengan Presiden Jokowi,” simpulnya lagi.

    Tentang bagaimana menghadapi Pandemi Corona, Lukman berpandangan bahwa Erick dipandang juga telah bergerak cepat membantu menyiapkan Rumah Sakit Khusus Corona, termasuk pengadaan APD APD. Begitu juga dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi, Erick juga bergerak cepat membantu Presiden menggerakan semua potensi ekonomi untuk mengerem penurunan pertumbuhan.

    Kata Lukman, agenda-agenda yang akan dihadapi Erick Thohir secara garis besar paling tidak menyiapkan SOP baru disemua sektor menghadapi new normal, penegakkan hukum dalam penerapan pembatasan di era new normal, membangkitkan kembali semangat satgas Covid yang sekarang menurun, menggerakkan konsumsi APBN dan APBD yang progresnya lambat sekali, menggerakkan indikator pertumbuhan lainnya seperti investasi baik asing maupun dalam negeri, menggerakan dunia usaha, serta menggerakkan semua potensi.

    “Erick Tohir harus dapat  memastikan kelembagaan pemerintah agar semua mempunyai frekuensi sense of crisis yang sama dengan Presiden Jokowi” pungkasnya.

    TAGS : Presiden Jokowi Tim Ekonomi Nasional Menteri BUMN Erick Thohir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75736/Lukman-Edy-Erick-Thohir-Paling-Cepat-dan-Kreatif-Hadapi-Krisis/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePengobatan COVID-19 Gunakan Protein Dapat Kurangi Rawat Inap hingga 80%
    Next Article M Nasir Arogan, Partai Demokrat Bisa Terperosok ke Jurang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.