Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Lusan
    News

    Lusan

    January 14, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Lusan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Lusan

    Siang tadi, Bapakmu menggali lahad,

    tubuhmu lekas terbaring dijaga adat.

    Kakak sulung pulang,

    kantung matanya hitam,

    menjaga jelaga keluarga(mu)

    dari bising hiruk pikuk ingatan,

    kau kembali lahir

    –menjadi bungsu,

    dan dua kakakmu senantiasa

    menjadi musim.

    Katakan, siapa sulung (lain) yang menjaga(mu)

    serupa kunang-kunang,

    memastikan kau tumbuh,

    Lalu dihantam pancaroba

    dan air mata ibu (terus) beranak

    –menjaga restu

     

    Ponorogo, Oktober 2022

    —

    Hari Pasaran

    Ibumu pernah menghitung weton,

    lalu percaya cinta serupa laron.

    Ia mulai dewasa, tatkala

    rajin menyiram doa di tanggal lahirmu.

    (Di) sela-sela rapalan doa ibu,

    kau memeram waktu

    –dan sia-sia.

    ’’Siapa nama laki-laki itu, Nduk?’’

    ’’Kang Kliwon, Bu,’’ ucapmu

    –meminjam

    lidah kekasihmu

    Ponorogo, Oktober 2022

    —

    Hantaran

    Kau tak pernah berkawan dengan restu,

    sejak kecil –ia telah jadi musuh

    bebuyutan.

    Begitu juga Bapak.

    Kau pun melempar bola mata,

    mengira-ngira hari penyerahan.

    Akan datang (banyak) hantaran,

    dari sepi,

    dari angan-anganmu yang terjebak,

    di belantara kasih (ke)kasihmu.

    Maka kau akan terbaring sempurna,

    memeram yang hilang

    –yang belum dilahirkan.

     

    Ponorogo, Oktober 2022

    —

    (Sebelum) Lamaran

    Kalian pernah bersumpah,

    : menjadi sepasang angsa.

    Atau menjadi telaga di tengah

    taman.

    Tapi, kau masih meminjam

    bola mata Bapakmu.

    Menimbang nasib kekasihmu,

    yang legam.

    Kini, bisa jadi kau sudah lupa,

    ada yang mengembun di mata ibu,

    menghitung restu

    –di kalkulator pasar yang hilang

    tanda sama dengan.

     

    Ponorogo, Oktober 2022

    —

    Hari Pernikahan

    Terdengar bunyi toa masjid,

    salam,

    istirja,

    nama musuh bebuyutanmu

    : restu,

    –diulang sekali lagi.

    Ponorogo, Oktober 2022

    —

    SAPTA ARIF, Kepala Humas STKIP PGRI Ponorogo. Buku terbarunya Bulan Ziarah Kenangan.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTak Pernah Nangis Ceritakan Perzinahan Rozy, Norma Risma: Udah Capek!
    Next Article Tatapertimbangkan India dan Eropa untuk pabrik pembuatan sel EV
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.