Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Makna "Bleketepe" Yang Dilakukan Jokowi
    News

    Makna "Bleketepe" Yang Dilakukan Jokowi

    November 7, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Makna "Bleketepe" Yang Dilakukan Jokowi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Makna "Bleketepe" Yang Dilakukan Jokowi

    Presiden Joko Widodo didampingi Istrinya, saat prosesi bleketepe di rumah kediamannya

    Surakarta – Pagi tadi, Selasa (7/11) Presiden Joko Widodo melakukan ritual bleketepe di depan rumah kediamannya di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo. Jokowi yang didampingi istrinya, Iriana dan para putranya.

    Itu menjadi satu rangkaian prosesinya pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu dan Bobby. Tak lama dalam acara itu, hanya 10 menit pemasangan bleketepe dan terlihat Presiden dan keluarganya mengenakan busana jawa seragam berwarna oranye.

    Tidak ada keterangan apapun dari keluarga Jokowi usai pemasangan bleketepe. Mereka langsung memasuki rumah kediamannya.

    Apa itu Bleketepe? Merupakan tradisi anyaman daun kelapa untuk dijadikan atap atau peneduh resepsi manton. Cara ini ajaran Ki Ageng Tarub sebagai  salah satu leluhur raja-raja Mataram.

    Saat itu, Tarub mempunyai hajat menikahkan anaknya Dewi Nawangsih dengan Raden Bondan Kejawan.  Ki Ageng membuat peneduh dari anyaman daun kelapa dan dipasangkan di rumahnya yang kecil karena tidak memuat semua tamu.

    Sehingga dengan ritual itu, tamu yang diluar rumah diteduhi dengan payon daun kelapa itu. Ruang yang dipergunakan untuk para tamu Agung menjadi luas dan menampung seluruh tamu. Kemudian payon dari daun kelapa itu disebut ’tarub’, berasal dari nama orang uang pertama membuatnya.

    Caranya, orang tua calon pengantin wanita  naik ke atas tangga dan Ibu menyampaikan bleketepe dan bambu. Setelah terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan tuwuhan di depan pintu masuk rumah

    Tatacara ini menjadi perlambang gotong royong kedua orang tua yang menjadi pengayom keluarga Tuwuhan mengandung arti suatu harapan kepada anak uang dijodohkan dapat memperoleh keturunan, untuk melangsungkan sejarah keluarga .

    TAGS : Presiden Joko Widodo Kahiyang Ayu

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24381/Makna-Bleketepe-Yang-Dilakukan-Jokowi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKunjugan ke Asia, Trump Tawari Jepang Peralatan Militer Canggih
    Next Article Trump Sebut Pejabat Saudi Memerah Susu Negara Sendiri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.