Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Marah Pada Anak Tidak Harus Berkata Kasar
    Lifestyle

    Marah Pada Anak Tidak Harus Berkata Kasar

    December 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Marah Pada Anak Tidak Harus Berkata Kasar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Masuk kamar adik, lihat sekilas kamar super berantakan. Mainan di mana-mana. Selimut kasur tidak beraturan. Mau marah? Kontrol dulu, parents.

    —

    NGOMONGIN soal jangan marah ke anak itu terdengar mudah. Namun, percayalah, praktiknya tidak semudah memecahkan telur ayam di atas teflon. Sebetulnya, apa boleh orang tua marah?

    Laurencia Ika Wahyuningrum selaku konselor anak dan remaja mengatakan, orang tua boleh kok marah. Dia menuturkan, rasa marah itu emosi yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. ”Rasa marah itu untuk melindungi manusia dari ancaman bahaya,” ungkapnya kemarin.

    Selain itu, emosi amarah juga menegaskan dan memberitahukan batasan-batasan diri. Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Berbicara tentang marah, tetap ada rules.

    Parents harus memperhatikan cara marah, ya. Ada cara marah yang baik. Pertama, emosi amarahnya jangan sampai menyakiti secara verbal atau fisik. Kedua, tidak boleh merusak barang. Ketiga, tidak boleh menyakiti diri sendiri.

    Dia menilai, tak jarang, orang tua lupa tujuan dari marah. Sebab, orang tua telanjur emosi. Akhirnya, sikap marahnya menyudutkan, kemudian mendikte anak.

    Menurut Ika, sejak batita sebetulnya anak sudah tahu jika orang tuanya marah. Hal itu bisa dilihat dari ekspresi muka parents. Misalnya, wajahnya lebih tegang. Saat marah, parents juga perlu menggunakan eye statement. ”Eye statement itu cara berkomunikasi yang asertif. Kata-kata yang dipakai juga dipilih. Tidak asal marah,” tuturnya.

    Dengan begitu, anak bisa belajar. Oh, marah itu begitu misalnya. Ketika tidak sanggup menahan marah, mama boleh bilang kok, ’’Mama lagi marah dan butuh waktu sendiri”.

    BEGITU dada sesak karena ingin meluapkan amarah, Lilia Widjaja buru-buru tarik napas panjang. Tujuannya, menenangkan diri dulu. Di usia anak yang masuk ke toddler, Lilia mengaku sering bingung meluapkan amarahnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMeresahkan hingga Muncul Petisi, Reaksi Doddy Sudrajat Mengejutkan
    Next Article Tahun Depan Miss Grand International di Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.