Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Marak Mengecam Banser, FPI Bilang "Biadab"
    News

    Marak Mengecam Banser, FPI Bilang "Biadab"

    October 22, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Marak Mengecam  Banser, FPI Bilang "Biadab"

    Pembakaran bendera tauhid oleh kelompok massa Banser di Garut, Jawa Barat

    Jakarta – Gegara membakar bendera bertuliskan kalimat Tauhid “”laailaaha `illallah” di Garut oleh Banser, mendapat kecaman dari berbagai lembaga Islam di Indonesia. Dari kecaman biadab hingga segera meminta kepada kepolisian untuk menangkapnya.

    Banser atau Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama yang merupakan badan otonom NU dari GP Ansor itu, dalam tayangan video viralnya, terlihat begitu semangat melakukan pembakaran bendera berwarna hitam bertuliskan kalimat Tauhid di acara Hari Santri Nasional.



    Aksi pembakaran itu mendapat kecaman banyak dilontarkan beragam pihak, dari kalangan tokoh ulama,  pondok pesantren, ormas Islam,   Juru Bicara DPP Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif menyatakan, kalimat tauhid adalah kalimat suci yang harus dimuliakan. Banser dan PBNU harus mengambil tindakan dan meminta maaf kepada seluruh umat islam atas tindakan Banser.

    “Ini mengarah kepada penodaan agama, maka polisi wajib usut dan tangkap pelakunya. Ayo umat Islam, kita bela kalimat tauhid bukankah kalian ingin mati dengan kalimat tauhid?,” ujar Slamet.

    Baca juga :

    • Tak Ada yang Bisa Bawa Taliban ke Meja Perundingan
    • Penjelasan Dubes Indonesia di Riyadh Soal Rizieq Syihab
    • Bupati Lombok Utara Apresiasi Kepedulian GP Ansor kepada Korban Gempa

    Banser Mirip PKI
    Front Pembela Islam menyatakan mengecam dan mengutuk pembakaran bendera Tauhid. Ormas ini menganggap tindakan Banser biadab. “Mirip gaya PKI, kami sangat mengecam dan mengutuk dengan tindakan mereka, apa mereka tidak tahu di situ ada kalimat tauhid? Setan apa yang masuk ke mereka,” kata juru bicara FPI Slamet Ma`arif.

    “Ini mengarah kepada penodaan agama, polisi wajib usut dan tangkap pelakunya. “Kalau bendera HTI itu ada tulisan HTI-nya. Itu bendera tauhid kebanggaan Rasulullah,” ujarnya.

    Ulama  Garut Marah
    Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, Malangbong, Garut, KH Tatang Musthofa Kamal menyatakan  kekecewaanya dan mengecam oknum Banser yang telah membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid ‘Laa Ilaaha Illallah Muhammad Ar Rosulullah‘.

    “Saya secara pribadi dan seluruh warga yang ada di Pondok Pesantren Nurul Huda Malangbong Garut menyatakan sangat kecewa, sangat marah dan saya tidak ridho ada anggota Banser yang membakar bendera ‘Laa Ilaaha Illallah Muhammad Ar Rosulullah‘,” tegas Kiai Tatang.

    “Apapun alasan, bendera siapapun, bendera darimanapun, yang jelas yang dibakar adalah ‘Laa Ilaaha Illallah Muhammad Ar Rosulullah‘, karena ini akan menyakitkan seluruh umat Islam di dunia,” ujar Tatang.

    Melukai Umat Islam
    Kecaman juga dikemukakan  Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) Said Aldi Al Idrus. Katanya, pembakaran tersebut dapat melukai hati ummat Islam.

    “Kalimat tauhid merupakan ajaran inti Islam, insiden pembakaran kalimat tauhid BKPRMI kutuk keras karena melukai hati ummat Islam,” kata Said.

    Said meminta agar pihak penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku pembakaran kalimat tauhid. “Karena dikhawatirkan akan merusak hubungan sosial antar ummat Islam,” ujar dia.

    Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas menganggap bahwa pembakaran itu adalah  bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan upaya untuk menjaga kalimat tauhid.

    Kata Yaqut, anggotanya tidak akan membakar jika bukan kalimat tauhid yang tertera pada bendera berwarna dasar hitam itu. “Jika bukan bendera yang ada tulisan tauhidnya, bisa jadi tidak dibakar, tetapi langsung buang saja ke comberan,” tuturnya.

    TAGS : Banser GP Ansor Islam FPI

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/42674/Marak-Mengecam–Banser-FPI-Bilang-Biadab/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolisi Periksa Penyidik KPK Soal "Buku Merah"
    Next Article Ini Bahaya jika Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia Tumbang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.