Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Marwan Jafar Bicara Ketimpangan Ekonomi di Hadapan Mahasiswa Unissula
    News

    Marwan Jafar Bicara Ketimpangan Ekonomi di Hadapan Mahasiswa Unissula

    December 20, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Marwan Jafar Bicara Ketimpangan Ekonomi di Hadapan Mahasiswa Unissula 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Marwan Jafar Bicara Ketimpangan Ekonomi di Hadapan Mahasiswa Unissula

    Marwan Jafar bicara ketimpangan sosial di Unissula Semarang, Rabu (20/12).

    Semarang – Potret ketimpangan sosial ekonomi antara kota dan desa masih cukup tinggi, sehingga dapat menghambat laju pertumbuhan ekonomi di daerah dan juga berimbas pada lemahnya peningkatan perekonomian nasional.

    Demikian disampaikan Menteri Desa pertama kabinet kerja Marwan Jafar dalam Seminar Nasional di Universitas Islam Sultan Agung Semarang Jawa Tengah, Rabu 21 Desember 2017.

    Lebih jauh Marwan menjelaskan bahwa, desa dan kota mengalami pertumbuhan timpang yanag cukup tinggi dengan kontribusi kota besar dan metropolitan terhadap pertumbuhan mencapai 32%. Sementara kontribusi kota menengah dan kecil hanya berkisar 7% terhadap pertumbuhan.

    “Menurut Bank Dunia, ada empat hal yang membuat ketimpangan sosial ekonomi, yaitu ketidaksetaraan kesempatan akses pendidikan, shock dalam perekonomian dan kurangnya daya beli, kesenjangan upah, dan keuntungan dari penguasaan aset-aset finansial yang hanya dinikmati segelintir orang,” lanjut Marwan.

    Indonesia saat ini menempati urutan ke-4 negara paling timpang di dunia. 1% orang terkaya menguasai 49,3% kekayaan nasional. 10% orang terkaya menguasai 77% dari total kekayaan nasional. Kendati jumlah penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan menurun dari 40% menjadi 8% sejak tahun 2000, manfaat dari pertumbuhan ekonomi tersebut tidak merata.

    “Menurut data Global Wealth Report dan Bang Dunia, Indonesia menempati urutan ke-4 negara paling timpang di dunia lo ya”, kata Calon Gubernur Jawa Tengah dari PKB ini.

    Mantan Ketua Fraksi PKB DPR RI juga menyoroti soal ketimpangan yang terjadi di Jawa Tengah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistuuk (BPS) menyebutkan jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah sebanyak 4.493.750 jiiwa di bawah Jawa Timur sebanyak 4.638.530 jiwa tetapi di atas Jawa Barat sebanyak 4.168.110 jiwa. Jadi separuh dari jumlah penduduk miskin Indonesia sebanyak 27.764.320 jiwa itu ada di Pulau Jawa.

    “Tingkat pendidikan di Jawa tegah masih rendah dan wajib untuk segera di selesaikan karena angka rata-rata masyarakat Jawa Tengah dalam mengenyam pendidikan baru hampir delapan tahun. Artinya rata-rata penduduk Jawa Tengah pendidikannya Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bagaimana di luar Jawa Tengah atau Pulau Jawa? Ini yang harus menjadi PR bersama,” ajaknya.

    Karena pendidikan rendah itulah, kata dia, berimplikasi pada rendahnya tenaga kerja terdidik di Jawa Tengah.

    “60% tenaga kerja di Jateng hingga saat ini masih lulusan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtida`iyah (SD/MI). Sehingga pemerataan orang-orang terdidik masih sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah orang-orang yang belum cukup terdidik,” ujarnya.

    “Calon sarjana seperti kalian ini yang menjadi harapan kemajuan pembangunan Indonesia ke depan. Jadilah mahasiswa yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan bukan malah menjadi mahasiswa yang menambah angka pengangguran,” pungkas Marwan, yang disambut dengan gemuruh tepuk ribuan mahasiswa yang menghadiri seminar tersebut.

     

     

    TAGS : Ketimpangan ekonomi marwan jafar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26643/Marwan-Jafar-Bicara-Ketimpangan-Ekonomi-di-Hadapan-Mahasiswa-Unissula/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRidwan Kamil, Dilema Jokowi di Jabar
    Next Article Pesan Setya Novanto untuk Partai Golkar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.