Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»MDA Laporkan AWK ke BK DPD RI, Ini 4 Alasannya
    News

    MDA Laporkan AWK ke BK DPD RI, Ini 4 Alasannya

    November 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    MDA Laporkan AWK ke BK DPD RI, Ini 4 Alasannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    MDA Laporkan AWK ke BK DPD RI, Ini 4 Alasannya 2
    MDA melaporkan AWK ke BK DPD RI. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali telah resmi melaporkan Anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) kepada Tim Kerja Badan Kehormatan DPD RI di Gedung MPR/DPR/DPD-Senayan, Jakarta, Selasa (10/11). Laporan ini, dalam rilis yang diterima terkait kasus dugaan pelecehan, penghinaan dan penistaan terhadap keyakinan agama Hindu Drestha Bali dan Adat Istiadat Masyarakat Bali yang dilakukan AWK.

    “Pelaporan yang dilakukan MDA merupakan sikap tegas dan bentuk pertanggungjawaban kepada Masyarakat Adat Bali,” ujar Patajuh Bandesa Agung, Dr. Made Wena didampingi Prajuru MDA Bali, Putu Hendra Sastrawan.

    Menurut Wena, hal ini berkaitan dengan fungsi MDA sebagai pasikian 1.493 Desa Adat Se-Bali, yakni berkomitmen untuk menjaga adat istiadat dan kearifan lokal di Bali. Wakil Ketua Majelis Adat ini menjelaskan, pelaporan yang dilakukan tersebut merupakan langkah tegas dalam upaya mendorong BK DPD RI untuk segera mengambil tindakan.

    “Ini juga berkaitan erat dengan upaya pemerintah dalam menciptakan stabilitas sosial di Bali, sehingga kita bisa fokus lagi pada pemulihan ekonomi,” paparnya.

    Wena meyakini BK DPD RI akan bisa menjawab keresahan masyarakat Bali untuk segera menjatuhkan sanksi tegas, atau jika memungkinkan, segera memberhentikan oknum Anggota DPD RI Arya Wedakarna, agar tidak terus menciptakan kegaduhan dan keresahan di kalangan masyarakat adat di Bali.

    Ada 4 aspek utama alasan dilaporkannya AWK karena situasi dan kondisi Masyarakat Adat Bali tidak nyaman akibat perilaku AWK.

    Pertama, ucapan Arya Wedakarna yang menyatakan “Seks Bebas Boleh, Sepanjang Memakai Kondom” yang disampaikan di hadapan siswa siswi dan guru di SMAN 2 Tabanan yang belakangan viral dan menimbulkan kegaduhan di Bali hingga memicu banyak komentar secara nasional.

    Kedua, ujaran Arya Wedakarna yang mengkritisi eksistensi antar sulinggih, bahkan mendoakan sulinggih (pemuka agama Hindu Drestha Bali) pendek umur.

    Ketiga, ucapan Arya Wedakarna secara terbuka tentang Bethara Dalem Peed, Bethara Tohlangkir, Bethara Semeru bukan dewa, tetapi mahluk suci yang bertentangan dengan teology Hindu Drestha Bali. Juga berujung pada rasa ketersinggungan dan tersakitinya perasaan Umat Hindu Drestha Bali, hingga menimbulkan dampak keresahan dan aksi unjuk rasa di beberapa lokasi.

    Keempat, tindakan Arya Wedakarna yang melakukan mediasi di Desa Adat tanpa sepengetahuan Majelis Desa Adat yang berujung pada munculnya permasalahan baru dan keresahan di kalangan Masyarakat Adat di Bali.

    MDA Provinsi Bali diterima pada sesi pertama sebelum sesi klarifikasi terhadap Oknum Anggota DPD RI yang bersangkutan dan pengaduan elemen masyarakat Bali yang tergabung dalam Forum Komunikasi Taksu Bali bersama tim hukum Bali Metangi. Delegasi Majelis Desa Adat Bali disambut dan diterima langsung oleh Tim Kerja BK DPD RI secara lengkap yakni Bustami Zainudin, Muhammad Nuh dan TGB. Ibnu Khalil didampingi 3 (tiga) pejabat kesekretariatan DPD RI. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCerdas dan Kreatif, 5 Zodiak Ini Selalu Punya Ide Out Of The Box
    Next Article Yamaha Aerox 155 Connected dijajal Jakarta-Sentul, apa plus-minusnya?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.