Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Megawati Sebut Pekikan Merdeka dan Salam Pancasila Bukan Seremonial
    News

    Megawati Sebut Pekikan Merdeka dan Salam Pancasila Bukan Seremonial

    February 23, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ketua Umum PDI Perjungan Megawati Soekarnoputri meminta para kadernya untuk membumikan nilai-nilai Pancasila. Terlebih, dirinya ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila.

    Pernyataan ini disampaikan Megawati saat memberikan sambutan pada acara Kaderisasi Nasional Perumpuan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/2).

    “Sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP, inti dari dibuatnya BPIP ini adalah untuk menginformasikan, mensosialisasikan yang namanya Pancasila itu,” kata Megawati di hadapan para kader partai perempuan berlambang kepala banteng moncong putih.

    Megawati mengingatkan, sebelum dimulainya acara dapat membiasakan memekikan kata merdeka. Setelah itu, menggaungkan salam Pancasila. Ia menegaskan, pekikan merdeka dan salam Pancasila bukan hanya seremonial, tapi juga harus diucapkan dari lubuk hati.

    “Tidak perlu lagi, kalau kita sering melihat seperti merdeka itu hanya bagian dari seremonial padahal tidak, itu datang dari hati. Kalau dengar pidato ibu di HUT ke-50 siapa yang merasa PDIP berdiri, supaya kalian mengajarkan kepada anak-anak,” tegas presiden RI kelima ini.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, pihaknya mendorong peran kaum perempuan untuk mengabdi di bidang politik untuk kepentingan publik. Karena itu, PDIP menggelar pendidikan kaderisasi perempuan di sekolah partai PDIP, Jakarta, 23-26 Februari 2023.

    “Kami terus mendorong kaum perempuan agar mau bersedia mengabdi di lapangan politik dan lapangan publik,” ucap Hasto.

    Menurut Hasto, pendidikan kaderisasi perempuan ini diikuti oleh seluruh kader partai di seluruh Indonesia secara hybrid. Seluruhnya kader perempuan yang ikut dalam acara ini mencapai 2.603 orang.

    Dia mengutarakan, perspektif dalam kaderisasi ini berupa ideologi, aspek kerakyatan, kebudayaan, pembemberdayaan perempuan hingga pergerakan ekonomi rakyat.

    “Bagaimana seorang perempuan itu harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin dalam seluruh aspek kehidupan,” pungkas Hasto.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMitratel Akuisisi 997 Tower IOH
    Next Article Majelis Umum PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Perang Rusia-Ukraina
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.