Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Menag Sebut Agama dan Negara Tak Perlu Dibenturkan
    News

    Menag Sebut Agama dan Negara Tak Perlu Dibenturkan

    November 21, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Menag Sebut Agama dan Negara Tak Perlu Dibenturkan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Menag Sebut Agama dan Negara Tak Perlu Dibenturkan

    Menag Lukman Hakim Saifuddin

    Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan tidak perlu ada upaya mempertentangkan identitas keagamaan dan kewarganegaraan. Bagaimana pun, Tanah Air merupakan tempat bagi warga bangsa untuk menjalankan ajaran agamanya.

    “Membela Tanah Air dan menjaga keutuhannya merupakan kewajiban agama. Seorang Muslim yang baik pasti menjadi warga negara yang naik,” terang Menag Lukman saat menjadi pembicara kunci dalam Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) di Serpong, Selasa (21/11).

    Menag menyayangkan kenyataan yang terjadi di lapangan. Tidak jarang, kontestasi politik terutama pemilihan umum, memunculkan masalah politik identitas primordial, seperti agama, suku, dan ras. Dampaknya ini, kata Menag, memunculkan konflik sosial yang tidak perlu.

    Dalam sejarahnya, Islam memiliki perjalanan yang panjang dalam mengelola identitas keagamaan dan kewarganegaraan. Kisah sukses yang patut dicontoh menurut Menag, ialah Piagam Madinah yang mengakui seluruh komponen masyarakat Madinah, terlepas terdapat perbedaan agama, suku, dan ras.

    “Prinsipnya jelas, seperti kata Rasulullah, ‘mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan kita’,” ucapnya.

    Konsep serupa juga ditiru oleh pendiri bangsa. Mereka, dengan memperhatikan keragaman Indonesia, bersepakat menetapkan Pancasila sebagai dasar membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Keragaman adalah keniscayaan dalam hidup, yang diciptakan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk disinergikan sehingga menghasilkan kekuatan dan kemajuan,” ujarnya.

    TAGS : Kementerian Agama Lukman Hakim Saifuddin Toleransi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25113/Menag-Sebut-Agama-dan-Negara-Tak-Perlu-Dibenturkan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKorsel Dukung Label Teroris untuk Korut
    Next Article Novanto Temui Jokowi Dua Kali Bahas Kasus e-KTP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.