Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mendagri Tito Tak Setuju Ada Konser Musik pada Tahapan Pilkada
    News

    Mendagri Tito Tak Setuju Ada Konser Musik pada Tahapan Pilkada

    September 21, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mendagri Tito Tak Setuju Ada Konser Musik pada Tahapan Pilkada 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, tidak menyetujui adanya konser yang dapat melibatkan banyak massa pada setiap tahapan Pilkada Serentak 2020.
    Terutama saat kampanye harus dibatasi.

    “Saya tidak setuju ada rapat umum, konser apalagi, saya tidak sependapat maka saya membuat surat langsung ke KPU. Kemendagri keberatan tentang itu dan kemudian segala sesuatu yang menimbulkan kerumunan itu yang berpotensi tidak bisa jaga jarak dibatasi,” kata Tito dalam keterangannya, Senin (21/9).

    Mantan Kapolri ini mengaku tidak fair jika memang harus dibatasi secara total, karena yang diuntungkan petahana. Menurut Tito, memberikan kelonggaran untuk mengusulkan pertemuan atau rapat terbatas hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang.

    “Kemudian kita tahu kampanye itu bisa sampai ratusan ribu orang, live streaming konser pun boleh konser daring yang diinisiasi oleh Ketua MPR misalnya, dan ini sebetulnya menjadi peluang untuk event organizer kampanye,” ucap Tito.

    Tito meyakini, jika Pilkada berjalan secara baik, maka membuat 270 daerah yang menggelar pemilihan bergerak menangani Covid-19. Mereka yang menjadi pasangan calon secara bersama-sama bergerak menangani covid.

    “Masyarakat dibangkitkan, pilihlah pimpinan yang bisa menangani covid dan dampak sosial ekonomi di daerah masing-masing itu,” ujar Tito.

    Kendati demikian, Tito menyebut kampanye dalam Pilkada Serentak 2020 harus dilakukan. Sehingga masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah ini di daerahnya.

    “Otomatis kalau bisa dibangun setting para calon kepala daerah ini di pikiran mereka hanya berpikir bagaimana tangani Covid-19 itu,” cetus Tito.

    Tito menuturkan, perlu regulasi untuk mencegah kerumunan sosial serta mendorong untuk mewajibkan para calon kepala daerah dan tim suksesnya melakukan kampanye protokol kesehatan. “Semakin banyak semakin baik, itu akan membantu sebetulnya langkah-langkah penanganan covid-19,” pungkasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

     

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSeniasih Giri Prasta Panen dan Serahkan Tanaman Urban Farming di Kuta
    Next Article Miliki Sisi Menarik, 5 Zodiak Ini Punya Kecerdasan di Atas Rata-Rata
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.