Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Mengapa mobil listrik China tuai popularitas di Indonesia?
    Automotive

    Mengapa mobil listrik China tuai popularitas di Indonesia?

    January 25, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mengapa mobil listrik China tuai popularitas di Indonesia? 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – BYD yang berbasis di China menjadi produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terbaru yang memasuki pasar Indonesia. Dengan memperkenalkan tiga mobil penumpang listrik, yakni SEAL, Atto 3, dan Dolphin, BYD kini masuk ke dalam daftar sedikitnya lima merek EV China yang hadir di perekonomian terbesar di Asia Tenggara ini.

    Sebelum BYD, produsen kendaraan listrik China Wuling, DFSK, Chery, dan Neta telah menjangkau pelanggan EV di Indonesia. Menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), jumlah merek mobil listrik asal China yang masuk ke Indonesia meningkat dalam enam tahun terakhir dan menjadi merek mobil listrik terpopuler di negara ini.

    Total penjualan EV di Indonesia pada 2023 mencapai 17.062 unit, meningkat 65,2 persen dibandingkan 2022, tunjuk data GAIKINDO. Wuling Air EV menjadi merek kedua yang paling banyak dibeli dengan penjualan 5.575 unit, setelah Hyundai Ioniq 5 dengan penjualan 7.176 unit.

    Popularitas EV China di Indonesia bukan hal yang mengejutkan. Kajian GAIKINDO mengenai pasar otomotif regional menunjukkan bahwa 66 persen konsumen kendaraan di Indonesia mempunyai pandangan positif terhadap mobil China. Alasannya antara lain keterjangkauan harga, fitur inovatif, mobilitas, dan kenyamanan.

     

    Mengapa mobil listrik China tuai popularitas di Indonesia? 2
    Sejumlah jurnalis mengambil foto dan video BYD Atto 3 di luar lokasi peluncuran mobil BYD di Jakarta, pada 18 Januari 2024. (Xinhua/Xu Qin)  




     Di samping meningkatnya kesadaran tentang efisiensi penghematan energi untuk kendaraan, konsumen Indonesia juga sangat tertarik dengan fungsionalitas dan desain EV China. 

    “Kami sangat menyambut baik produsen EV China untuk masuk ke pasar otomotif Indonesia. Ini sinyal yang sangat positif. Indonesia adalah pangsa besar dengan potensi hampir 282 juta penduduk. Tingkat kepemilikan mobil adalah 99 mobil per 1.000 penduduk,” kata Sekretaris Jenderal GAIKINDO Kukuh Kumara kepada Xinhua.

    Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia sekaligus salah satu produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia diyakini memiliki potensi besar untuk pemakaian kendaraan listrik.

    Dianugerahi dengan bahan mentah yang melimpah, khususnya nikel sebagai bahan terpenting dalam produksi baterai kendaraan listrik, Indonesia berupaya menempati posisi signifikan dalam industri EV.

    Media lokal melaporkan bahwa pemerintah telah mendorong masyarakat untuk mempercepat transisi ke EV sebagai upaya mengurangi polusi udara, khususnya di ibu kota Jakarta. Guna mendorong penggunaan kendaraan listrik secara luas, pihak otoritas juga telah memberikan subsidi hingga Rp7 triliun dari anggaran negara bagi masyarakat untuk membeli kendaraan listrik.

    Namun, Indonesia belum memiliki mobil listrik lokalnya sendiri yang diproduksi secara massal di pasar komersial. Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita baru-baru ini mengatakan bahwa pemerintah menawarkan peluang investasi bagi semua produsen otomotif global untuk membangun pabrik EV di Indonesia dan memberikan insentif, termasuk pembebasan pajak impor, bagi mereka.

     

    Mengapa mobil listrik China tuai popularitas di Indonesia? 3
       Mobil listrik model OMODA E5 dari perusahaan otomotif China Chery terlihat saat acara peluncuran di Bekasi, Jawa Barat, pada 2 Desember 2023. (Xinhua/Zulkarnain)




    BYD, misalnya, menginvestasikan hingga 1,3 miliar dolar AS dalam industri EV di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kehadiran EV China akan membawa era baru bagi elektrifikasi transportasi di Indonesia karena menawarkan kualitas yang kompetitif dibandingkan EV produksi pabrikan Barat, seperti Tesla

    Seorang pengamat otomotif Indonesia yang juga pakar desain produk dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu, mengatakan bahwa pabrikan China kini memimpin pasar mobil listrik dunia, khususnya di Indonesia, karena dua faktor, yaitu teknologi yang canggih dan harga yang terjangkau.

    “Menurut pengamatan saya, negara dengan industri baterai terkuat dan tercanggih saat ini adalah China. Negara itu sudah mengembangkan kendaraan listrik sejak 15 tahun lalu, ketika negara lain belum mengambil langkah apa pun terkait bidang itu. Jadi, tidak heran kalau mereka kini menguasai pasar mobil listrik,” tutur Yannes.

    Dia mengatakan China memiliki ekosistem kendaraan listrik tercanggih di dunia, dan jika dibandingkan dengan negara-negara produsen kendaraan listrik terkemuka lainnya, seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan, China mampu mengembangkan sistem manufaktur yang sangat efisien.

    “Dan itulah salah satu alasan utama mengapa kendaraan yang mereka produksi bisa menawarkan harga yang sangat kompetitif,” demikian Yannes menuturkan.

     

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Junaydi Suswanto
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePBNU Nonaktifkan Erick Thohir dari Ketua Lakpesdam
    Next Article Akan dirakit lokal, mobil listrik Citroen berpotensi turun harga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.