Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Menkes Minta RS Sediakan 30 Persen dari Tempat Tidur untuk Covid-19
    News

    Menkes Minta RS Sediakan 30 Persen dari Tempat Tidur untuk Covid-19

    January 11, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Menkes Minta RS Sediakan 30 Persen dari Tempat Tidur untuk Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) menyampaikan, dalam Rapat Terbatas (Ratas), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan tiga hal. Ketiga hal tersebut yaitu kesiapan menghadapi lonjakan kasus aktif paska liburan, program vaksinasi, serta upaya pencegahan agar kasus tak terus meningkat.

    Menurutnya, jumlah tempat tidur yang dibutuhkan di RS adalah 30 persen dari kasus aktif. Pada November, kasus aktif mencapai sekitar 50 ribuan. Sedangkan per hari ini sekitar 120 ribuan.

    Artinya, kata dia, jika pada November dibutuhkan sekitar 15.000, maka saat ini butuh sekitar 36.000 tempat tidur. “Kami sudah mengimbau kepada seluruh RS, karena banyak RS yang BOR nya masih rendah tapi sudah penuh dan pasien Covid-19 tidak bisa masuk,” ujarnya seara virtual, Senin (11/1).

    Ia meminta agar RS mengonversikan tempat tidur yang tadinya tidak untuk Covid-19 menjadi khusus untuk Covid-19. Yang tadinya cuma 10 persen menjadi 30 persen atau 40 persen.

    Budi juga menjelaskan perlunya tambahan tenaga kesehatan dengan merelaksasi aturan, serta perlunya tambahan obat dan fasilitas kesehatan. Sebagai informasi, pelaksanaan vaksinasi dimulai pada 13 Januari 2021. Presiden akan menjadi orang yang pertama menerima vaksin Covid-19.

    Setelah MUI, BPOM juga sudah menyampaikan persetujuan, sehingga pemerintah dapat segera melaksanakan vaksinasi. Terkait dengan Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI), pemerintah akan segera memberikan penjelasan setelah persetujuan dikeluarkan.

    “Ada berita baik, 15 juta bahan baku vaksin akan datang besok dari Sinovac, akan bisa diproses oleh Bio Farma dalam 1 bulan, sehingga pada awal Februari kita sudah punya 12 juta vaksin jadi,” pungkasnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleStop Polemik Soal Vaksin Covid-19, Nakes Tak Perlu Takut Lagi
    Next Article Yang Dikunci Sektor Usaha, Padahal Masalahnya Orang Abai Prokes
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.