Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Menteri Hanif Bacakan Puisi Karya Soekarno
    News

    Menteri Hanif Bacakan Puisi Karya Soekarno

    October 4, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Menteri Hanif Bacakan Puisi Karya Soekarno 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Menteri Hanif Bacakan Puisi Karya Soekarno

    Menaker Hanif saat memenbacakan puisi Soekarno

    Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri unjuk kebolehan membaca puisi saat menghadiri Hari Puisi Indonesia 2017 di Graha Bhakti Kebudayaan Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada hari Selasa malam, 3 Oktober 2017.

    Bagi Menteri Hanif, puisi merupakan sebuah bagian yang tidak terpisahkan dari realita kehidupan manusia. Oleh karena itu, Hanif mendukung agar proses berpuisi terus dikembangkan dan dilestarikan.

    “Karena disana mengalir realita yang metaforik dan metafora yang realistik. Pada puisi kita menemukan etika dan estetika,” kata menteri yang saat mahasiswa juga aktif di teater mahasiswa ini.

    Pada kesempatan tersebut, Menteri Hanif membacakan puisi “Berpedomanlah Pada Cita-cita” karya presiden pertama Indonesia, Soekarno. Sebuah puisi yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

    Melalui puisi karya Soekarno ini, Menaker mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk optimis menghadapi tantangan-tantangan masa depan. “Saatnya kita sebagai bangsa melihat ke depan, penuh optimisme, bekerja keras,” ujarnya mengawali pembacaan puisi.

    Berikut adalah sepenggal puisi karya sang proklamator tersebut:

    Berpedomanlah Pada Cita-cita
    Ir. Soekarno

    Ya, kita hidup dalam dunia yang penuh ketakutan
    kehidupan manusia sekarang digerogoti
    dan dijadikan pahit-getir oleh rasa ketakutan

    Ketakutan akan hari depan
    ketakutan akan bom hidrogen
    ketakutan akan ideologi-ideologi

    Mungkin rasa takut itu
    pada hakekatnya merupakan bahaya yang
    lebih besar daripada bahaya itu sendiri

    Sebab rasa takutlah yang
    mendorong orang berbuat tolol
    berbuat tanpa berpikir
    berbuat hal yang membahayakan

    Dalam permusyawaratan Tuan-tuan
    saya minta, jangan kiranya Tuan-tuan
    terpengaruh oleh ketakutan itu

    Sebab ketakutan adalah zat asam
    yang mencapkan perbuatan manusia
    menjadi pola yang aneh-aneh

    Berpedomanlah pada harapan
    dan ketetapan hati
    berpedomanlah pada cita-cita
    berpedomanlah pada impian dan angan-angan.

    TAGS : Info Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri Menaker

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22742/Menteri-Hanif-Bacakan-Puisi-Karya-Soekarno/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMantan Presiden Irak, Jalal Talabani Meninggal Pada Usia 84 Tahun
    Next Article Survei Pilgub Jabar, Popularitas Demiz Masih Tinggi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.