Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Merek-merek China bidik pertumbuhan tingkat lanjut di Jepang
    Automotive

    Merek-merek China bidik pertumbuhan tingkat lanjut di Jepang

    February 14, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Merek-merek China bidik pertumbuhan tingkat lanjut di Jepang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tokyo, China (ANTARA) – Merek-merek China meraih pijakan kuat di Jepang dengan melayani kebutuhan para pelanggan Jepang yang sangat selektif dan mengadopsi pendekatan berbeda di negara tersebut, dengan komitmen jangka panjang dan langkah-langkah yang solid.

    Terlepas dari budaya bisnis Jepang yang unik dan penekanan kuat pada kualitas mungkin menghalangi beberapa perusahaan asing yang mencari uang cepat (quick money) untuk masuk ke negara itu, semakin banyak perusahaan China, dengan komitmen jangka panjang dan langkah-langkah solid, mulai meraih pijakan yang kuat di pasar yang sulit ditembus itu.

    Pada 31 Januari 2023, produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terkemuka China BYD mulai menjual mobil SUV (sport utility vehicle) “ATTO 3” di Jepang, dengan dealer pertamanya dibuka di Yokohama.

    Produsen otomotif tersebut juga berencana memperkenalkan dua model lagi pada akhir tahun ini dan memiliki lebih dari 100 dealer di Jepang hingga akhir 2025.

    Mengingat Jepang sebagai produsen otomotif utama di dunia dengan tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi terhadap merek lokal dan penetrasi EV yang rendah karena kendaraan hibrida masih menjadi andalan, terjunnya BYD ke pasar mobil penumpang EV di negara tersebut menandai langkah maju yang signifikan saat perusahaan tersebut berupaya membawa bisnisnya ke tingkat lanjut setelah lebih dari 20 tahun keterlibatannya di Jepang.
     

    Merek-merek China bidik pertumbuhan tingkat lanjut di Jepang 2
       

    BYD pertama kali memasuki pasar Jepang pada 1999 dengan terjun di bisnis baterai. Perusahaan tersebut kemudian memperkenalkan bus listrik pada 2015, yang kini mencakup 70 persen pasar bus listrik di Jepang. Guna memenuhi kebutuhan para pelanggan Jepang yang sangat selektif, baik BYD dan Hisense mengadopsi pendekatan yang berbeda di negara itu.

    Mengingat pangsa pasar EV di Jepang yang masih terbilang kecil, langkah BYD menarik banyak liputan media di negara tersebut, dengan beberapa orang melihat potensi perusahaan tersebut sebagai katalis untuk merangsang pasar secara umum.

    Di sektor peralatan rumah tangga, perusahaan China Hisense Group kian dikenal. Produk-produk Hisense mulai dari televisi hingga kulkas semakin banyak ditemukan di toko-toko di negara itu yang telah lama dimonopoli oleh merek-merek lokal yang sudah mapan.

    Pangsa Hisense di pasar TV Jepang mencapai 13,4 persen tahun lalu, menempati peringkat keempat. Jika termasuk merek TV Regza yang diakuisisi Hisense, pangsa pasarnya mencapai lebih dari 30 persen, menurut perusahaan riset BCN yang berbasis di Tokyo.

    Li Wenli, manajer umum Hisense Jepang, mengaitkan kesuksesan besar Hisense di Jepang dengan sejumlah faktor, di antaranya keunggulan biaya, kerja sama dengan mitra lokal, dan strategi target pasar yang jelas yang berpusat pada permintaan konsumen dari usia 26 hingga 35 tahun.
     

    Merek-merek China bidik pertumbuhan tingkat lanjut di Jepang 3
     

    Guna memenuhi kebutuhan para pelanggan Jepang yang sangat selektif, baik BYD dan Hisense mengadopsi pendekatan yang berbeda di negara itu.

    Alih-alih menggunakan model penjualan daring (online) yang lebih efisien dan murah, BYD memutuskan untuk menggunakan model dealer offline.

    Liu Xueliang, Manajer Umum Divisi Penjualan Mobil Asia-Pasifik BYD dan Presiden BYD Jepang, menjelaskan bahwa model dealer tradisional akan membantu menumbuhkan rasa kepercayaan di antara konsumen Jepang sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja lokal.

    Demi memenangkan pelanggan Jepang, Hisense merancang ulang atau mengembangkan kembali produk-produknya di pasar tersebut. Perusahaan itu juga mendirikan pusat penelitian di Jepang guna mempelajari preferensi konsumen dan teknologi guna meningkatkan produknya.

    Sementara lebih banyak perusahaan China yang bisnisnya mampu bertahan dari tahap pertama pengembangan di Jepang, mereka juga mengakui menemukan banyak tantangan untuk terus maju, seperti populasi di Jepang yang menua, persaingan sengit dengan perusahaan-perusahaan lokal, dan kurs mata uang yang tidak stabil.

    Selain di sektor peralatan rumah tangga, Hisense juga secara aktif menjajaki peluang di area lain termasuk Internet of Things (IoT).

    “Kami akan berinvestasi di area bisnis ke bisnis (business-to-business/B2B) untuk meningkatkan ketahanan perusahaan terhadap risiko dan mempercepat laju pengembangan,” kata Li, demikian Xinhua dikutip Selasa.

     

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni Tips Percaya Diri Tampil di Depan Umum
    Next Article Ketum Apindo Blak-blakan Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Berkualitas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.