Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Mobil listrik Volkswagen Rp336 juta bisa hadir di paruh kedua dekade
    Automotive

    Mobil listrik Volkswagen Rp336 juta bisa hadir di paruh kedua dekade

    November 16, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mobil listrik Volkswagen Rp336 juta bisa hadir di paruh kedua dekade 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – ​​​Volkswagen belum membuat keputusan terkait produksi mobil listrik seharga 20.000 euro (sekitar Rp336 juta), tetapi CEO Oliver Blume yakin bahwa perusahaan dapat mencapainya pada paruh kedua dekade ini, ucapnya dalam sebuah konferensi pada Rabu (15/11).

    Blume menyatakan bahwa kunci utama untuk menurunkan harga mobil listrik adalah mengurangi biaya baterai, merujuk pada rencana perusahaan untuk memproduksi sel baterai yang seragam yang diklaim dapat mengurangi biaya baterai menjadi separuhnya.

    Volkswagen merincikan detail pada bulan Maret mengenai mobil listrik dengan harga 25.000 euro (sekitar Rp421 juta) yang sedang dikembangkan, akan diluncurkan pada tahun 2025 dengan jangkauan 450 km dan pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit.

    Baca juga: Volkswagen bermitra dengan Pon Holdings produksi sepeda listrik

    Perusahaan saat itu menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan kendaraan seharga 20.000 euro, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut.

    “Kami memiliki tanggung jawab untuk membawa produk yang tepat dengan harga yang tepat ke pasar,” ujar Blume.

    “Setelah pengguna awal dijangkau dengan mobil listrik, sekarang kita perlu meyakinkan konsumen terhadap teknologi ini, yang tidak memiliki kesempatan untuk menginstal stasiun pengisian di rumah,” katanya.

    Blume juga menyatakan bahwa tekanan inflasi, kurangnya infrastruktur pengisian, dan penghapusan subsidi juga menghambat permintaan mobil listrik. Demikian disiarkan Reuters, Rabu (15/11) waktu setempat.

    Baca juga: Volkswagen hentikan produksi kendaraan listrik di Jerman

    Baca juga: Mobil listrik VW laku keras, penjualan naik 45 persen

    Baca juga: Empat pabrikan akan tarik hampir 8.000 mobil karena komponen rusak

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDesa Kaba-Kaba Jaga Sektor Pertanian
    Next Article Honda catat pertumbuhan penjualan 7 persen dari Januari hingga Oktober
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.