Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»MUI Tetap Temani Pemerintah, akan Mengkritik Bila Ada Kesalahan
    News

    MUI Tetap Temani Pemerintah, akan Mengkritik Bila Ada Kesalahan

    November 28, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    MUI Tetap Temani Pemerintah, akan Mengkritik Bila Ada Kesalahan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengumumkan struktur kepengurusannya pemeriode 2020-2025. Dalam kepengurusan baru ini MUI bakal menjadi mitra dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

    Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mengatakan, pihaknya akan terus mengingatkan pemerintah untuk bekerja tetap pada koridornya. MUI akan tetap mengingatkan pemerintah jika melakukan kesalahan.

    “Apalagi MUI itu katanya adalah shodiqul hukumah yaitu teman dan atau mitra dari pemerintah. Sepanjang pengetahuan dan pengalaman saya dalam hidup dan kehidupan yang saya lalui, teman yang baik itu adalah teman yang mendukung saya kalau saya berbuat benar dan yang berani mengingatkan saya ketika saya salah,” ujar Anwar kepada waratawan, Sabtu (28/11).

    Anwar mengatakan, jika dalam struktur kepengurusan di MUI tidak ada yang berani mengingatkan ke pemerintah, maka dirinya akan menjadi orang pertama yang mengingatkan. “Bila saya dan teman-teman saya tidak sanggup dan tidak berani melakukannya maka pertanyaannya untuk apa saya harus ada di MUI tersebut? Sementara umur saya sekarang ini sudah mendekati 66 tahun dimana saya harus mempersiapkan diri saya untuk menghadap-Nya,” katanya.

    Mengingat hal itu, dia merasa jabatan yang diembannya akan sia-sia jika dirinya tidak mengingatkan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin apabila melakukan kesalahan. Sehingga dirinya akan memanfaatkan benar-benar jabatan yang diberikan kepadanya.

    “Kalau saya tidak bisa dan tidak berani melakukannya serta tidak bisa berbuat sesuatu yang berarti dan bermakna bagi banyak orang yaitu bagi umat dan bagi bangsa serta bagi negara ini, maka jabatan yang saya emban sekarang ini menurut saya tidak ada guna,” ungkapnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSuwirta Ingatkan Investor di Nusa Penida, Jangan Hanya Jadi Makelar!
    Next Article Gubernur Koster Ungkap Rencana Pengembangan Pelabuhan Amed
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.