Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mulai Pertengahan Februari, Indonesia Diperkirakan Alami Puncak Gelombang Omicron
    News

    Mulai Pertengahan Februari, Indonesia Diperkirakan Alami Puncak Gelombang Omicron

    January 16, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mulai Pertengahan Februari, Indonesia Diperkirakan Alami Puncak Gelombang Omicron 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mulai Pertengahan Februari, Indonesia Diperkirakan Alami Puncak Gelombang Omicron 2
    Warga mengenakan masker saat melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Puncak penyebaran kasus COVID-19 varian Omicron diprediksi akan terjadi pada pertengahan Februari 2022. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Kenaikan kasus COVID-19 harian yang mencapai 1.054 orang pada Sabtu (15/1) membuat pemerintah mengambil sejumlah langkah antisipasi. Terlebih, tambahan harian dengan jumlah di atas 1.000 orang sudah 3 bulan tidak dialami Indonesia seiring melandainya penyebaran COVID-19.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan virtual usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Minggu (16/1), mengatakan pemerintah menyadari cepat atau lambat akan terjadi peningkatan kasus COVID-19 menyusul masuknya varian Omicron. Ia pun menyebut puncak gelombang Omicron di Indonesia akan terjadi pada pertengahan Februari.

    Diperkirakan puncak gelombang ini akan berlangsung hingga awal Maret. “Dari hasil trajectory kasus COVID-19 di Afrika Selatan, puncak gelombang Omicron diperkirakan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret ini,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

    Luhur menjelaskan terakhir Indonesia mencapai angka di atas 1.000 oranh adalah pada 14 Oktober 2021. Berdasarkan data tersebut, kasus transmisi lokal sudah lebih tinggi dari kasus transmisi yang disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

    Ada pun kasus didominasi oleh wilayah Jawa dan Bali terutama Provinsi DKI Jakarta. Kenaikan kasus di Jawa-Bali juga terlihat di provinsi Jawa Barat dan Banten, mengingat wilayah tersebut masuk dalam bagian aglomerasi Jabodetabek.

    Ia menyampaikan hingga saat ini kasus kematian masih terus terjaga meskipun terjadi peningkatan kasus yang cukup signfikan. “Namun, berkaca dari negara lain, gelombang Omicron dapat meningkat dengan cepat. Berdasarkan proyeksi yang kami lakukan, kami kembali memprediksi bahwa peningkatan kasus berpotensi naik lebih tinggi di Provinsi DKI Jakarta jika kita semua tidak hati-hati,” katanya mengingatkan. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHadapi Omicron, Evaluasi PPKM Balik ke Seminggu Sekali
    Next Article Batasi Mobilitas, Luhut Imbau Perkantoran Kembali Terapkan WFH
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.