Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Munas Golkar Jadi Momentum Pergantian Kepemimpinan
    News

    Munas Golkar Jadi Momentum Pergantian Kepemimpinan

    September 18, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Munas Golkar Jadi Momentum Pergantian Kepemimpinan

    Diskusi jelang Munas Partai Golkar

    Jakarta, Jurnas.com – Desakan agar Partai Golkar melakukan perubahan dan pergantian kepemimpinan semakin kencang, utamanya menjelang Musyawarah Nasional (Munas) 2019.

    “Golkar harus melakukan perubahan, karena dari pemilu ke pemilu suara Golkar tergerus dan jeblok,” ujar Politikus Partai Golkar, Ridwan Hisjam, dalam diskusi bertajuk “Menyongsong Kepemimpinan Partai Golkar Menjelang Pemilu 2024” (18/9/2019) di Cikini, Jakarta Pusat.

    Kata Ridwan, salah satu penyebab kendornya perolehan suara Golkar di Pemilu 2019 adalah tak adanya leadership yang kuat dan mumpuni. Artinya, Airlangga Hartarto selaku ketua umum gagal dalam menahkodai partai beringin.

    “Maka tak ada pilihan lain kecuali reformasi kepemimpinan. Pemilu 2019 suara Golkar menurun akibat kegagalan kepemimpinan Golkar dalam melakukan konsolidasi internal,” jelasnya.

    Partai Golkar pertama kali diformat menjadi partai pada 1998-1999 oleh Akbar Tandjung dengan paradigma baru partai Golkar. Sehingga pada waktu itu Golkar menjadi partai politik yang mandiri dan berhasil menjadi pemenang pemilu.

    Selanjutnya, tegas Ridwan, Golkar harus menjadi partai politik yang lebih modern lagi. Agar mampu menjawab tantangan jaman yang semakin dinamis.

    “Partai Golkar harus menjadi partai yang modern. Harus dikelola secara modern, tidak secara tradisional,” lanjut Ridwan Hisjam.

    Sementara itu, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah mengatakan, kepemimpinan Airlangga memang menorehkan catatan buruk bagi Partai Golkar.

    Selain tak mampu mendongkrak suara, Airlangga juga gagal mempertahankan hasil pemilu 2019 yang diraih Golkar.

    “Buat saya ini suatu menurunan luar biasa, makin ke depan kok trennya makin turun, ada apa? Terutama maaf, di eranya Airlangga, benar benar terjun bebas itu,” ujar Iskandarsyah.

    TAGS : Reformasi Partai Golkar Musyawarah Nasional Partai Golkar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59503/Munas-Golkar-Jadi-Momentum-Pergantian-Kepemimpinan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJepang: Bukan Iran tapi Houthi yang Serang Kilang Minyak Saudi
    Next Article KUHP, Warisan Besar Bagi Hukum Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.