Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Muncul Isu Varian Delmicron, Ini Penjelasan Virologi
    News

    Muncul Isu Varian Delmicron, Ini Penjelasan Virologi

    December 26, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Muncul Isu Varian Delmicron, Ini Penjelasan Virologi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Muncul Isu Varian Delmicron, Ini Penjelasan Virologi 2
    Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika. (BP/Dokumen)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Isu munculnya varian Delmicron kini berkembang di media massa. Bahkan strain virus ini dikatakan menyebabkan gejala yang parah dan bahkan risiko rawat inap lebih besar.

    Dikonfirmasi, Virologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika membantah. Ia  mengatakan informasi adanya kombinasi dari dua strain, yakni Delta dan Omicron, tidak benar adanya.

    Informasi ini, kata dia, hanya hoaks. Prof. Mahardika menegaskan kalau informasi yang menyebar ini merupakan respons yang terlalu berlebihan dan ini juga sebagai interpretasi yang salah.

    Ia menjelaskan dari yang diketahuinya, di India memang ditemukan secara bersamaan dua varian itu dalam tubuh beberapa orang. Namun pihaknya menegaskan, hal itu tidak menunjukkan jika dua varian tersebut menjadi satu.

    Begitu juga, hal ini tidak menunjukkan adanya varian virus baru. “Tidak betul itu, itu hanya hoaks. Dari yang saya ketahui, seperti yang terjadi di India, kebetulan beberapa orang ditemukan ada dua strain yakni Delta dan Omicron dalam tubuhnya. Bukan berarti varian itu menjadi satu,” kata Prof Mahardika saat dikonfirmasi, Minggu (26/12).

    Kondisi seperti ini, menurutnya, memang biasa dan sering terjadi. “Ini tidak ada, dari dulu tidak ada. Hanya proses kebetulan ciri molekulnya separuh mirip Delta dan separuh mirip Omicron. Dibilang double mutation atau mutasi ganda, tidak betul itu,” jelasnya.

    Jika memang mutasi terbaru itu memang ada, tentu datanya sudah bisa diakses. Ia meminta agar masyarakat harus tenang dalam menghadapinya. “Jangan sedikit-sedikit menjadi bombastis, masyarakat tidak perlu panik. Jadi tidak perlu lagi panik berlebihan, karena saat ini vaksin yang telah dilakukan, masih sangat efektif untuk melawan semua varian COVID-19. Kalau bisa genjot terus vaksinasi. Semakin tinggi semakin bagus, kalau bisa 100 persen divaksin akan lebih baik dibandingkan 70 persen,” ucapnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProyeksikan Ekonomi Melaju 4,8-5,3% pada 2022, BRI Optimistis Kredit Perbankan Tumbuh Lebih Tinggi – KRJOGJA
    Next Article Siapkan Kedatangan PMI, Menhub Kunjungi Juanda dan Asrama Haji
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.