Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Muncul Penolakan Rektor Asing, Ini Kata Menristekdikti
    News

    Muncul Penolakan Rektor Asing, Ini Kata Menristekdikti

    August 1, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Muncul Penolakan Rektor Asing, Ini Kata Menristekdikti

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Semarang, Jurnas.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyikapi sejumlah penolakan yang muncul, terkait wacana rekrutmen rektor asing untuk beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

    Dia mengatakan penolakan muncul karena penggunaan rektor asing di perguruan tinggi Tanah Air merupakan hal yang baru. Padahal hal semacam ini bukan barang baru di kancah pendidikan tinggi global.



    “Di perguruan tinggi dunia, namanya kolaborasi antar perguruan tinggi itu hal biasa. Rektor dari negara lain (juga) sudah hal biasa. Tapi kita belum menjadi kebiasaan,” kata Menteri Nasir usai menghadiri kegiatan `Pengambilan Sumpah Dokter ke-227 Fakultas Kedokteran` di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (1/8).

    Nasir menuturkan, banyak negara yang telah memanfaatkan rektor untuk mendongkrak peringkat perguruan tinggi. Dia mencontohkan kolaborasi rektor asing dan akademisi lokal di Singapura, China, Taiwan, Hong Kong, Norwegia, dan Arab Saudi berjalan cukup baik.

    Baca juga.. :

    • 13 Industri Jadi Nominator Anugerah Abyudaya Kemenristekdikti
    • Ajak Mahasiswa Menabung, Menristekdikti Sebut Potensi Dana Rp8 Triliun
    • Soal Rektor Asing, Menristekdikti Tiru Sukses Singapura

    “Saya pernah ke salah universitas di Norway (Norwegia, Red). Saya tanya rektornya dari mana aslinya, dia bilang dari Jerman. Warga negara Jerman. Dia lakukan capaian saat masih di Jerman, untuk dikembangkan di Norway,” terang dia.

    Hingga saat ini, Menristekdikti mengatakan pemerintah sedang melakukan pemetaan. Dia bersama Presiden Joko Widodo dan Kementerian Keuangan masih menggodok masalah anggaran, regulasi serta pengelolaan, jika nantinya rektor asing masuk ke Indonesia.

    Setidaknya, kata Nasir, dua hingga lima perguruan tinggi rencananya akan diplot sebagai pilot project selama periode 2020-2024.

    “Jadi intinya beri kesempatan, orang asing pun bisa jadi rektor di Indonesia. Jangan ditutup (kesempatannya),” tegas Nasir.

    Menteri Nasir menambahkan, ada jaminan yang harus diteken oleh rektor asing sebelum melamar di perguruan tinggi Indonesia. Jaminan tersebut ialah mencapai 200 besar perguruan tinggi terbaik di dunia.

    “Kalau tidak sanggup, ya sudah berhenti saja,” ucap dia.

    Pasca wacana rektor asing mencuat, Menristekdikti mengakui sudah ada lamaran dari luar negeri, antara lain rektor dari Korea. Dia mengklaim, rektor yang melamar tersebut pernah membawa universitas di Korea ke kelas dunia.

    “Sudah ada Korea, kemarin Amerika menanyakan bagaimana prosedurnya. Inggrisnya juga sudah menanyakan prosedurnya. Tapi nanti kita lihat bagaimana network-nya, kita bentuk tim,” tandas Nasir.

    Seperti diketahui sebelumnya, wacana mendatangkan rektor asing mendapatkan penolakan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati. Dalam pernyataannya, Reni mengatakan wacana tersebut bertabrakan dengan UU Nomor 14 Tahun 2015, dan terkesan latah dengan meniru cara yang diterapkan oleh negara lain.

    Penolakan juga disampaikan oleh Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana. Dia menyebut Singapura sukses dengan rektor asing karena proses belajar mengajar di negara tersebut sudah biasa dilakukan dalam Bahasa Inggris, sehingga dosen tak kesulitan membuat penelitian dalam Bahasa Inggris.

    Ditambah pula, Singapura memiliki jumlah perguruan tinggi yang lebih sedikit ketimbang perguruan tinggi di Indonesia yang mencapai 4.700 perguruan tinggi.

    TAGS : Rektor Asing Menristekdikti Mohamad Nasir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56866/Muncul-Penolakan-Rektor-Asing-Ini-Kata-Menristekdikti/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKonferda dan Konfercab PDIP Mengerucut ke Kongres V di Bali
    Next Article PDIP Solidkan Struktur dan Kader Jelang Kongres
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.