Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Muslim Rohingya di Bawah Bayang-Bayang Geneosida
    News

    Muslim Rohingya di Bawah Bayang-Bayang Geneosida

    September 18, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Muslim Rohingya di Bawah Bayang-Bayang Geneosida

    Etnis Rohingya. (Foto: Press TV)

    Jakarta, Jurnas.com – Misi Pencari Fakta PBB (FFM) mengatakan, penganiayaan terhadap Muslim Rohingya ternyata masih terus berlanjut di Myanmar. Ratusan ribu orang terancam mengalami pembunuhan besar-besaran (genosida, Red).

    Hal itu disampaikan, misi pencari fakta internasional independen PBB tentang Myanmar saat mempresentasikan laporan terakhirnya kepada Dewan HAM PBB di Jenewa pada Selasa (17/9).



    FFM mengungkapkan, ribuan Muslim Rohingya terbunuh, terluka, ditangkap secara sewenang-wenang, atau diperkosa tentara Myanmar dan gerombolan Buddha terutama antara November 2016 dan Agustus 2017.

    Lebih dari 730.000 Muslim Rohingya melarikan diri dari Negara Bagian Rakhine Myanmar ke negara tetangga Bangladesh setelah tindakan keras yang meningkat pada tahun 2017.

    Baca juga.. :

    • Myanmar Paksa Rohingya Terima Label "Warga Asing"
    • Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya Peringati "Hari Genosida"
    • Lewat Kurban, BKPRMI-DMI Bantu Muslim Rohingya di Bangladesh-Myanmar

    “Kami menyimpulkan bahwa ada pengaruh kuat dari niat genosida berkelanjutan pada bagian negara sehubungan dengan Rohingya, bahwa ada risiko serius berulang genosida,” jelasa Ketua FFM, Marzuki Darusman.

    “Biar saya perjelas: kebijakan, undang-undang, individu, dan intuisi yang memimpin pekerjaan dasar untuk operasi pembersihan brutal pada 2016 dan 2017 tetap ada dan kuat. Impunitas berlanjut, diskriminasi berlanjut, kebencian terus berlanjut, penganiayaan berlanjut,” lanjutnya.

    Melihat keadaan saat ini, Darusman mengatakan, kembalinya para pengungsi Rohingya yang sekarang berjumlah sekitar satu juta ke Rakhine merupakan hal yang tidak mungkin.

    Laporan itu menyampaikan bahwa 600.000 Rohingya yang tersisa di Rakhine hidup dalam kondisi menyedihkan.

    Sementara itu, kata laporan itu, pemerintah Myanmar tampaknya tidak peduli dengan situasi bencana hak asasi manusia di negara itu.

    “Myanmar terus melakukan penolakan. Menolak semua dialog dengan kami dan ini sangat disesalkan. Ini menunjukkan kurangnya itikad baik terhadap mekanisme HAM, termasuk misi ini,” jelas Darusman.

    Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang juga Pemenang Nobel Perdamaian menolak misi pencarian fakta saat dibentuk dewan HAM PBB pada Maret 2017.

    Berbicara di hadapan dewan HAM PBB, Duta Besar Myanmar, Kyaw Moe Tun, menyampaikan penolakan negaranya soal bentukan misi. Ia menyebut FFM kurang memahami secara menyeluruh sejarah budaya, gaya hidup dan bahasa Myanmar.

    Misi pencari fakta itu menegaskan kembali seruannya untuk menuntut para jenderal tertinggi di negara itu, termasuk panglima militer Min Aung Hlaing.Anggota misi, Chris Sidoti, mengatakan pada konferensi pers setelah presentasi laporan itu bahwa pemerintah sipil Myanmar juga bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia.

    Panel PBB mengatakan telah mengeluarkan bukti yang dihimpunnya dari hampir 1.300 wawancara dengan saksi ke mekanisme investigasi baru untuk Myanmar, yang akan mendukung penuntutan di pengadilan internasional di masa depan.

    TAGS : Muslim Rohingya Etnis Rohingya Myanmar Marzuki Darusman

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59480/Muslim-Rohingya-di-Bawah-Bayang-Bayang-Geneosida/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVenezuela Bebaskan Tokoh Oposisi Edgar Zambrano
    Next Article UU Baru Perkuat KPK Berantas Korupsi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.