Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Myanmar Klaim Tetap Ramah Turis Meski Didera Konflik
    News

    Myanmar Klaim Tetap Ramah Turis Meski Didera Konflik

    September 14, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Myanmar Klaim Tetap Ramah Turis Meski Didera Konflik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Myanmar Klaim Tetap Ramah Turis Meski Didera Konflik

    Pagoda di Yangon, Myanmar

    Yangon – Meski sedang dirundung polemik “pembersihan etnis” –merujuk istilah yang dipakai PBB-, pemerintah Myanmar tetap melakukan promosi pariwisata ke seluruh dunia. Lembaga khusus pariwisata Myanmar mengklaim bahwa negara tersebut tetap ramah turis, dan tidak terpengaruh dengan konflik yang sedang terjadi.

    “Kami meminta wisatawan seluruh dunia supaya terus mengunjungi Myanmar. Terutama saat ini sangat penting, karena bisa memberikan dukungan atas apa yang terjadi dengan negara ini,” demikian bunyi pernyataan tersebut dilansir dari Asian Correspondent, Kamis (14/9).

    Untuk sementara ini, pemerintah mengatakan daerah terdampak konflik adalah Maungdaw, Buthidaung, dan Rathedaung. Sedangkan Yangon, Mandalay, dan Bagan adalah sejumlah destinasi wisata yang bisa dikunjungi oleh para turis.

    Menurut survey lembaga pariwisata TTG Asia, semenjak Myanmar menjadi sorotan dunia akibat pengusiran etnis Muslim Rohingya, jumlah wisatawan yang datang semakin menurun. Bahkan banyak pemesanan tiket dari luar negeri tiba-tiba dibatalkan.

    “Myanmar tetap menjadi salah satu negara yang paling ramah dan bersahabat di dunia. Sangat aman dikunjungi selama Anda tinggal di wilayah hijau. Area hijau di peta yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Inggris aman dikunjungi, bahkan bisa membuat Anda sibuk hingga enam minggu,” tambahnya.

    Dalam kesempatan berbeda, direktur manajer Anoma Travel Incentive Khin Zin Mar Win melaporkan kepada Travel Wire Asia ITE HCMC bahwa pariwisata Myanmar pada dasarnya tetap normal. Dia mengatakan, “ini adalah isu politik untuk perdagangan perbatasan di Myanmar. Pariwisata adalah isu yang berbeda.”

    TAGS : Myanmar Rohingya Pariwisata

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/21777/Myanmar-Klaim-Tetap-Ramah-Turis-Meski-Didera-Konflik/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIdola Muda Partai Golkar Malah Terseret Narkoba
    Next Article Korsel Akan Menyebar Sistem Pertahan SM-3
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.