Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Nadiem Dianggap Terlalu Eksklusif Tangani Pendidikan
    News

    Nadiem Dianggap Terlalu Eksklusif Tangani Pendidikan

    July 8, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nadiem Dianggap Terlalu Eksklusif Tangani Pendidikan

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dinilai terlalu eksklusif dalam menangani pendidikan di Indonesia.

    Hal ini disampaikan oleh pengamat pendidikan, Doni Koesoema dalam webinar `Arah Pendidikan Kita: Mas Nadiem Mau ke Mana?` yang digelar Pustakapedia pada Selasa (7/7) malam.

    Menurut Doni, dalam mengurus dan mendesain sistem pendidikan nasional Nadiem seharusnya bekerja sama dengan para pemangku kebijakan di daerah, akademisi, serta lembaga yang relevan. Namun nyatanya, mantan CEO Gojek itu cuma melibatkan tim-tim khusus.

    “Impact (dampak)-nya itu akan besar ketika pemangku kepentingan dilibatkan. Tapi ketika Mas Nadiem hanya melibatkan tim-tim khusus saja, jadinya itu tadi, ramai di sana-sini. Orkestrasi ini perlu diperbaiki,” ujar Doni.

    Salah satu bukti eksklusivitas Nadiem, lanjut Doni, ialah ketika sang menteri mengeluarkan Permendikbud Nomor 43 Tahun 2019 sebagai Episode Pertama Kebijakan Merdeka Belajar.

    Baca juga.. :

    • Kemendagri Selesaikan Kekisruhan PPDB DKI Jakarta
    • Nadiem Makarim Disebut Tidak Serius Urusi Pendidikan
    • Sowan ke PBNU, Mendikbud Ajak Kolaborasi

    Doni mengklaim Mendikbud mengeluarkan regulasi penghapusan ujian nasional (UN) tersebut tanpa berdiskusi dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Padahal BSNP merupakan lembaga yang selama ini menyelenggearakan UN.

    “Kami di BSNP yang bertanggung jawab untuk melaksanakan UN, tidak pernah diminta untuk melihat sama sekali draftnya, sehingga ada beberapa yang keliru di Permendikbud 43 itu,” tegas Doni.

    “Jadi maksud saya, jangan sampai hal-hal penting bagi bangsa untuk pendidikan, diurus orang orang tertentu tanpa melihat ada lembaga lain yang harus dilibatkan. Kita itu mitra, bukan bermusuhan dengan kementerian,” sambung dia.

    TAGS : Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Doni Koesoema

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75087/Nadiem-Dianggap-Terlalu-Eksklusif-Tangani-Pendidikan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPR Lanjutkan Opsi Penyehatan Jiwasraya
    Next Article Menteri BUMN Erick Thohir Datangi KPK, Ada Apa?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.