Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Nama Hilang dalam Dakwaan Setnov, Yasonna: "Amanlah itu"
    News

    Nama Hilang dalam Dakwaan Setnov, Yasonna: "Amanlah itu"

    December 20, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Nama Hilang dalam Dakwaan Setnov, Yasonna: "Amanlah itu" 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nama Hilang dalam Dakwaan Setnov, Yasonna: "Amanlah itu"

    Menkumham Yasonna Laoly usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP, di gedung KPK, Senin (03/06/2017)

    Jakarta – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly merespon diplomatis soal namanya yang tak muncul dalam surat dakwaan terdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto.

    Menteri asal PDIP ini menyebut dirinya aman dalam kasus korupsi megaproyek senilai Rp 5,9 triliun yang ditangani KPK itu. “Sudah ku jawab kemarin itu. Tidak lagi. Pokoknya kita serahkan ke profesional. Aman lah itu,” ucap Yasonna, di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Rabu (20/12/2017).

    Namun, Yasonna enggan bicara lebih jauh soal dugaan penerimaan uang dari proyek e-KTP. Yasonna mengklaim, dirinya telah menjelaskan semuanya kepada penyidik KPK.

    “Sudah. Kalau kita tidak melakukan sesuatu kau harus percaya itu aman,” ujar Yasonna.‎‎

    Dalam kasus korupsi e-KTP, nama Yasonna kembali mencuat usai persidangan Ketua nonaktif DPR Setya Novanto Rabu pekan lalu. Kuasa hukum Setnov, Maqdir Ismail mengkiritisi hilangnya sejumlah nama politikus yang sebelumnya sempat disebut diperkaya dari proyek e-KTP. Misalnya,‎ Nama Yasonna serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

    Dalam surat dakwaan mantan dua pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, nama-nama mereka diduga diperkaya dalam proyek e-KTP.‎ Yasonna disebut menerima sebesar US$84ribu, Ganjar sebesar US$520ribu, dan Olly sebesar US$1,2 juta.

    Saat proyek e-KTP bergulir, Olly duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama Nazaruddin, Mirwan Amir hingga Melchias Marcus Mekeng. Sementara Yasonna dan Ganjar duduk sebagai anggota Komisi II DPR.

    TAGS : Setya Novanto Yasonna Laoly e-KTP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26640/Nama-Hilang-dalam-Dakwaan-Setnov-Yasonna-Amanlah-itu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRespon Panglima Hadi Terkait Mutasi Jabatan Pati TNI
    Next Article Ridwan Kamil, Dilema Jokowi di Jabar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.