Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Nasib Ribuan Anak-anak ISIS Terlantar di Kamp Suriah
    News

    Nasib Ribuan Anak-anak ISIS Terlantar di Kamp Suriah

    April 18, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nasib Ribuan Anak-anak ISIS Terlantar di Kamp Suriah

    Anak-anak memegang tumpukan roti berjalan di kamp pemindahan al-Hol di Suriah (Foto: Ali Hashisho / Reuters)

    Baghdad, Jurnas.com – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, ribuan anak-anak terlantar di kamp Suriah setelah melarikan diri dari pertempuran di Negara Islam Irak dan benteng terakhir Levant (ISIL atau ISIS).

    Moordinator kemanusiaan PBB untuk krisis Suriah, Panos Moumtzis mendesak pemerintah untuk tidak meninggalkan 2.500 anak yang ditahan di bagian “terbatas” di kamp al-Hol yang luas di Suriah timur laut.

    “Ada tanggung jawab utama negara-negara berhadapan dengan warga negara mereka sendiri,” kata Moumtzis pada konferensi pers di Jenewa, menyerukan negara-negara asal bertanggung jawab memulangkan warga mereka, Kamis (18/4).

    “Sungguh, tidak ada yang harus dianggap kewarganegaraan. Anak-anak harus diperlakukan pertama dan terutama sebagai korban dan terlepas dari afiliasi keluarga”, tambahnya.

    Sejumlah negara Eropa menolak mengakui kembali warganya yang bergabung dengan kelompok ISIS mendirikan kekhalifaan di kota terbesar kedua Irak, Mosul, pada 2014.

    Pada puncaknya, kelompok bersenjata itu menguasai sepertiga wilayah Suriah dan Irak, dan lebih dari 30.000 orang asing, termasuk 6.000 orang Eropa, melakukan perjalanan ke Timur Tengah untuk bergabung dengannya.

    Ada 10.000 warga negara non-Suriah dan non-Irak dari 30-40 negara di kamp yang dikelola Kurdi di provinsi Hassakeh, menurut Palang Merah.

    Menurut Moumtzis, kamp yang didirikan pada 1990-an untuk menampung sekitar 5.000 pengungsi Irak, menampung 10.000 orang Desember lalu. Kota itu sekarang penuh sesak dengan lebih dari 75.000 orang. Lebih dari 90 persen adalah perempuan dan anak-anak.

    Gelombang besar ini mengikuti serangan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dan yang didukung Amerika Serikat (AS) terhadap wilayah terakhir ISIS di Baghouz di Sungai Eufrat.

    SDF mengatakan, mengamankan lebih dari 5.000 pejuang ISIS, di antaranya 1.000 orang asing, tetapi mengatakan tidak memiliki otoritas atau kapasitas menuntut mereka atau menahan keluarga mereka untuk jangka panjang.

    Gedung Putih dan SDF sudah lama mendesak sekutu Eropa untuk memulangkan warganya yang sudah bergabung dengan ISIS, tetapi negosiasi sejauh ini berakhir tanpa kesepakatan dan hanya segelintir tahanan yang telah dipulangkan.

    Negara asal yang diduga anggota ISIS enggan membawa mereka atau keluarga mereka kembali karena risiko keamanan potensial dan kemungkinan reaksi publik.

    Inggris mencabut kewarganegaraan seorang remaja yang pergi pada 15 untuk bergabung dengan ISIS di Suriah, sementara Austria dan Swiss mengatakan tidak akan membiarkan warganya yang sudah dewasa kembali jika sudah bergabung dengan ISIS.

    Pada Kamis, Moumtzis menyerukan “upaya bersama” dari komunitas internasional.

    “Ini bukan tentang menyalahkan atau `memberi nama dan mempermalukan`, tetapi ini benar-benar tentang menjadi praktis dan menemukan jalan ke depan yang akan menemukan solusi,” katanya.

    Sementara itu, lembaga bantuan dan pejabat, memperingatkan tentang darurat kemanusiaan di kamp al-Hol.

    Menurut PBB, 260 orang telah tewas saat melakukan perjalanan atau setibanya di kamp sejak Desember, termasuk 211 anak di bawah usia lima tahun. (Al Jazeera)



    TAGS : Anak-anak Kelompok Teroris Kamp Suriah Timur tengah

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/51384/Nasib-Ribuan-Anak-anak-ISIS-Terlantar-di-Kamp-Suriah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSoal Pemilu Serentak 2019, KNPI Keluarkan 8 Pernyataan Sikap
    Next Article Facebook Sapu Bersih Akun Facebook Sayap Kanan Inggris dan Simpatisannya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.