Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Negara Tak Serius Perangi Narkoba
    News

    Negara Tak Serius Perangi Narkoba

    December 21, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Negara Tak Serius Perangi Narkoba 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Negara Tak Serius Perangi Narkoba

    Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil dan Kepala BNN Budi Waseso

    Jakarta – Peredaran narkoba sudah menjadi ancaman serius di tanah air. Namun sayangnya, negara tidak hadir dalam rangka memberangus terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa tersebut.

    Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil, seusai menyaksikan Apel dan Ikrar Pemuda Aceh Anti Narkoba, di halaman Mapolda Aceh, Rabu (20/17).

    Nasir mengatakan, hingga saat ini negara tidak serius memerangi para sindikat dan bandar narkoba. Bahkan, pemerintah terkesan hanya retorika semata. “Kepala Negara hanya bicara tapi tidak ada tindakan nyata”, kata Nasir.

    Lebih lanjut Politisi Fraksi PKS tersebut mengatakan, ancaman nyata yang ditimbulkan oleh narkoba adalah meningkatnya jumlah pengguna narkoba di Indonesia.

    Dimana, berdasarkan hasil survei BNN dan Pusat Kesehatan UI di 17 Provinsi di Indonesia menemukan sekitar 6,5 juta pengguna narkoba. “Ini baru 17 provinsi, kalau disurvei seluruh provinsi pasti jumlahnya bisa dua kali lipat,” terangnya.

    Disamping itu, kata Nasir, narkoba juga ikut menyumbang penuh sesaknya penghuni di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

    “Kondisi ini ditambah lagi dengan kenyataan bahwa 70 persen peredaran narkoba di Indonesia dikendali dari balik jeruji. Ini fakta seperti aneh tapi nyata,” katanya.

    Selain itu, kata Nasir, yang lebih memprihatinkan adalah sindikat narkoba saat ini juga menjadi salah satu senjata proxy war untuk melemahkan kekuatan bangsa. Sayangnya, upaya penguatan institusi dan regulasi serta sumberdaya manusia belum berbanding lurus dengan slogan Indonesia darurat narkoba.

    “Regulasi yang ada saat ini juga membuka celah terjadinya mafia hukum dan mafia peradilan. Karena itu seingat saya, revisi UU narkotika akan direvisi dan menjadi prioritas prolegnas tahun 2018,” pungkasnya.

    Hadir sebagai inspektur upacara adalah Kepala BNN Komjen Polisi Budi Waseso. Hadir juga anggota DPR lainnya asal Aceh Irmawan, Deputi BNN, Kapolda Aceh dan Kepala BNNP Aceh serta para tokoh masyarakat.

    TAGS : Warta DPR Darurat Narkoba Nasir Djamil

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26697/Negara-Tak-Serius-Perangi-Narkoba/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMutasi Dibatalkan, Apa Salah Jenderal Gatot?
    Next Article Fahri di Arab: Waspada Agenda Tersembunyi Dunia Internasional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.