Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»NU Minta Kementerian Urusan Pesantren, Ditolak Wapres
    News

    NU Minta Kementerian Urusan Pesantren, Ditolak Wapres

    November 25, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    NU Minta Kementerian Urusan Pesantren, Ditolak Wapres 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    NU Minta Kementerian Urusan Pesantren, Ditolak Wapres

    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

    Mataram – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menolak permintaan salah satu rekomendasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU), yakni membuat Kementerian Urusan Pesantren.

    Menurut JK, bukan pemerintah enggan melakukan hal tersebut, melainkan regulasi perundang-undangan tidak mengizinkan adanya tambahan kementerian.

    “Sulitnya kita ada Undang-Undang. Undang-undangnya itu kementerian tidak boleh lebih dari 34. Dulu Bung Karno pernah mengangkat 100 menteri, jadi apa saja bisa dijadikan kementerian, sekarang batasnya 34 Undang-Undang,” jelas Kalla saat menutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Pondok Pesantren Darul Quran, Bengkel, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11).

    Meski tidak bisa berbentuk sebuah kementerian, Wapres mengatakan pesantren bisa diurus oleh direktorat jenderal (ditjen). Dan kementerian yang mengurusnya yakni Kementerian Agama, yang menangani seluruh pendidikan keagamaan di Indonesia.

    “Jadi tentu, dalam perangkat ditjen itu masih dimungkinkan,” sambungnya.

    Sebelumnya, dalam pidato pembukaan dan penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj menegaskan bahwa sudah saatnya Indonesia memiliki Kementerian Urusan Pesantren.

    Alasannya, jumlah pesantren sudah mencapai angka 28.000-an di seluruh Indonesia. Belum lagi banyak pesantren yang kurang diperhatikan, karena kekurangan anggaran.

    “Pemerintah perlu membentuk Kementerian Urusan Pesantren sebagai langkah promotif memajukan pesantren dan pendidikan keagamaan melalui kebijakan, program, dan anggaran,” pinta Kyai Said.

    TAGS : Munas NU Konbes Jusuf Kalla Kementerian Pesantren

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25331/NU-Minta-Kementerian-Urusan-Pesantren-Ditolak-Wapres/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePak Presiden, Ini Enam Rekomendasi Hasil Munas dan Konbes NU
    Next Article Gunung Agung Semburkan Abu Vulkanik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.