Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»OKI Bahas Janji Kontroversial Pemilu Netanyahu
    News

    OKI Bahas Janji Kontroversial Pemilu Netanyahu

    September 15, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    OKI Bahas Janji Kontroversial Pemilu Netanyahu

    Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menunjuk peta Jordan Valley saat memberikan pernyataan di Ramat Gan, dekat Tel Aviv, pada 10 September 2019. (Foto: AFP)

    Ankara, Jurnas.com – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan menggelar pertemuan luar biasa antara menteri luar negeri negara-negara anggota untuk membahas pernyataan kontroversial Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

    Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengkonfirmasi bahwa Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu akan mewakili negaranya dalam pertemuan tersebut.



    Netanyahu berikrar jika berhasil memenangkan pemilihan umum 17 September, maka ia akan mencaplok sejumlah wilayah di Tepi Barat, termasuk Laut Mati dan Lembah Yordania.

    Pernyataan tersebut kemudian memantik kecaman internasional dari negara-negara Arab, negara-negara Islam, dan Eropa.

    Baca juga.. :

    • Strategi Trump agar Netanyahu Kembali Terpilih
    • Rusia Cegah Serangan Israel di Suriah, Putin Peringatkan Benjamin
    • AS Kirim 150 Tentara Tambahan ke Suriah

    Juru bicara sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bansa (PBB), Stephane Dujarric, menyebut rencana pencaplokan itu sebagai pelanggaran hukum internasional.

    Saat ini, sekitar 70.000 warga Palestina – bersama dengan sekitar 9.500 pemukim Yahudi – tinggal di Lembah Yordania, sebidang tanah luas dan subur yang merupakan seperempat dari keseluruhan wilayah Tepi Barat.

    Israel mengklaim bahwa Lembah Yordania sangat penting bagi keamanannya dan secara konsisten menolak gagasan melepaskan sebagian wilayahnya dalam resolusi apa pun dengan Palestina di masa depan.

    Palestina menginginkan wilayah ini – bersama dengan Jalur Gaza – menjadi bagian dari negara Palestina di masa depan.

    Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di sana sebagai tindakan ilegal.

    TAGS : Timur Tengah Benjamin Netanyahu Kerja Sama Islam

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59330/OKI-Bahas-Janji-Kontroversial-Pemilu-Netanyahu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCFS Centre Dinilai Membuat Layanan Kontainer LCL Lebih Efisien
    Next Article Konser Gita Mahardika Kobarkan Semangat Ormas Banteng Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.