Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Okupansi RS di Jawa Timur Mulai Turun, Tapi Masih Melebihi Standar WHO
    News

    Okupansi RS di Jawa Timur Mulai Turun, Tapi Masih Melebihi Standar WHO

    July 28, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Okupansi RS di Jawa Timur Mulai Turun, Tapi Masih Melebihi Standar WHO 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Setelah sempat meninggi, bed occupancy rate (BOR) alias tingkat hunian bed rumah sakit (RS) maupun layanan kesehatan rujukan pasien Covid-19 di Jatim mulai menurun. Situasi terjadi seiring bertambahnya jumlah pasien yang dinyatakan sembuh.

    Meski demikian, rata-rata okupansi RS/layanan kesehatan di Jatim belum ideal. Sebab, masih jauh di atas standar yang ditetapkan WHO.

    Berdasar data pada awal pekan ini, rata-rata BOR di ICU Covid-19 berada di angka 82 persen. Sementara itu, bed isolasi sebesar 77 persen. Angka tersebut menurun dibanding pekan sebelumnya. Di sisi lain, yang sudah mendekati ideal adalah BOR di RS darurat (54 persen) dan rumah karantina (52 persen).

    Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penurunan BOR tidak berarti situasi pandemi di Jatim telah reda. ”Landai tidak berarti masyarakat boleh bebas,’’ katanya.

    Apalagi, kata Khofifah, kondisi saat ini belum sesuai standar WHO. Yakni, di bawah 40 persen. Karena itu, upaya menekan angka persebaran Covid-19 harus diperkuat. ”Standar protokol kesehatan dan tetap disiplin,’’ tegasnya.

    Mantan menteri sosial tersebut menyebutkan, BOR merupakan permasalahan hilir Covid-19, sedangkan ada permasalahan di hulu yang juga ditangani pemprov dan satgas Covid-19. Salah satunya, vaksinasi. ”Kami terus menggenjot cakupan vaksinasi agar terus meluas,’’ ungkapnya.

    Belum idealnya BOR di RS/ layanan kesehatan di Jatim juga terlihat dari masih banyaknya pasien positif Covid-19 yang kesulitan untuk mendapat layanan. Sebab, masih cukup banyak RS yang sudah penuh.

    Editor : Dhimas Ginanjar

    Reporter : riq/yud/ds/c13/ris


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAngkat Besi Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia
    Next Article Status PPKM hingga Level 4 Bentuk Respons Pemerintah Terkait Ekonomi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.