Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pakar: Krisis Ekonomi Sulit Dilalui Jika Airlangga Rangkap Jabatan di Golkar
    News

    Pakar: Krisis Ekonomi Sulit Dilalui Jika Airlangga Rangkap Jabatan di Golkar

    November 27, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pakar: Krisis Ekonomi Sulit Dilalui Jika Airlangga Rangkap Jabatan di Golkar

    Politikus Golkar Airlangga Hartarto

    Jakarta, Jurnas.com – Pakar ekonomi Ichsanuddin Noorsy menilai akselerasi pembuatan kebijakan ekonomi nasional terancam mandek, apabila Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, tetap nafsu mempertahankan posisinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

    Kata Ichsanuddin, peluang adanya tabrakan kepentingan antara aktor politik dan ekonomi sangat besar apabila Airlangga tetap menjabat posisi Golkar-1.

    Bagi Ichsanuddin, posisi Airlangga di Golkar membuat parpol ini seakan kehilangan peran menjalankan check and balances pada setiap kebijakan pemerintah.

    “Dampaknya, kehidupan negara dan partai tidak sehat karena parpol hanya dipakai untuk membenarkan kebijakan pemerintah,” kata Ichsanuddin kepada wartawan, Rabu (27/11).

    Bagi Ichsanuddin, Golkar dikhawatirkan akan selalu membenarkan semua kebijakan perekonomian yang dibuat Airlangga, apabila ia tetap menjadi ketum partai beringin.

    “Hal ini membuat kebijakan-kebijakan perekonomian yang akan dan sudah dikeluarkan menjadi diragukan kualitasnya,” lanjutnya.

    Padahal, menurut Ichsanuddin, ada sejumlah catatan yang saat ini sudah dimiliki Airlangga selaku Menko Perekonomian. Salah satunya muncul dari pernyataan Airlangga terkait kesiapan Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0.

    Lulusan Doktor Ekonomi dari Universitas Airlangga ini mengatakan, hingga kini Indonesia sebenarnya telah dilalui revolusi industri 4.0. Menanggapi keadaan demikian, seharusnya ada lompatan kebijakan yang dibuat agar ketertinggalan Indonesia di revolusi industri 4.0 tak terlalu jauh.

    “Tapi karena itu [kebijakan soal revolusi industri 4.0] diambil Airlangga, jadinya Golkar seperti kerbau dicucuk hidung atas kebijakan-kebijakan pemerintah,” katanya.

    Ichsanuddin juga mempertanyakan sikap Golkar yang cenderung pasif menanggapi dinamika perekonomian seperti perang mata uang dan perang dagang yang tengah terjadi. Dua hal ini sedikit banyak berpengaruh terhadap stagnannya pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kini.

    “Contoh di bidang fiskal, Golkar juga tak bisa bicara apa-apa saat ada shortage perpajakan yang sudah mencapai Rp500 triliun lebih. Jadi hampir di semua kebijakan Golkar impoten karena rangkap jabatan tadi,” katanya.

    Terobosan dalam bidang ekonomi sebenarnya tengah dibutuhkan Indonesia saat ini. Apalagi, Presiden Joko Widodo telah meminta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju bekerja maksimal untuk menghadapi ancaman resesi ekonomi global tahun depan.

    “Ekonomi global dalam lima tahun ini dan perkiraan-perkiraan dari lembaga-lembaga internasional, tahun depan akan menuju ke sebuah situasi yang lebih sulit, bahkan banyak yang sampaikan menuju ke sebuah resesi,” ujar Jokowi di rapat terbatas penyampaian program dan kegiatan di bidang perekonomian, kantor Presiden, Jakarta, akhir Oktober lalu.

    Untuk menghadapi ancaman tersebut, Jokowi menekankan pentingnya ekspor dan keran investasi dibuka sebesar-besarnya. Presiden juga melihat perlu adanya pengurangan sejumlah regulasi yang selama ini menjadi penghambat.

    “Regulasi-regulai di bidang perekonomian yang menghambat investasi dan ekspor, dilihat betul agar segera ditindaklanjuti apa yang telah kita rencanakan mengenai penerbitan Omnibus Law sudah mulai bulan lalu, ada 74 undang-undang (penghambat),” tegas Ichsanussin Noorsy, Pakar Ekonomi kawakan.

    TAGS : Ichsanuddin Noorsy Airlangga Hartarto Ketum Golkar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63033/Pakar-Krisis-Ekonomi-Sulit-Dilalui-Jika-Airlangga-Rangkap-Jabatan-di-Golkar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIsrael Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Jalur Gaz
    Next Article Pertahankan Predikat WTP, Setjen DPD RI Gelar Seminar Pengelolaan Keuangan Negara
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.