Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pakar Politik: Opini Publik pada Politisasi Ayat dan Mayat
    News

    Pakar Politik: Opini Publik pada Politisasi Ayat dan Mayat

    May 15, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pakar Politik: Opini Publik pada Politisasi Ayat dan Mayat

    Pakar Politik Karyono Wibowo, Arbi Sanit dalam diskusi Komunitas KitaTidakTakut

    Jakarta, Jurnas.com – Pengamat Politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, proses pemilu, baik Pilpres, Pileg, termasuk Pilkada-Pilkada sebagai perwujudan demokrasi di Indonesia yang sudah berjalan baik, namun dengan berbagai catatan.

    Bagi Karyono, pemilu kerap terjadi pemanfaatan segala hal untuk meraih keuntungan elektotal yang kadang-kadang kebablasan. Bahkan setelah itu, muncul fragmentase yangbtajam, sekat-sekat di masyarakat yang semestinya bisa dilebur pasca-Pemilu.

    “Ya misal ada politisasi ayat, ada politisasi mayat. Itu kan terjadi saat ini,” ujar Karyono di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

    Politisasi mayat yang dimaksud Karyono mengacu pada meninggalnya sekitar 500 lebih petugas KPPS. Banyak yang menganggap masalah ini sebagai kelalaian pemerintah dan abainya KPU terhadap unsur kemanusiaan.

    “Kita berduka ya atas meninggalnya peyugas KPPS. Tapi menurut saya ini jangan dipolitisasi. Tidak etis juga kan. Misalnya bentuk tim investigasi dan seterusnya, karena akan muncul anggapan bahwa ini jangan-jangan upaya mendeligitinasi pemilu,” kata Karyono.

    Bagi Karyono, publik akhirnya menilai kasus meninggalnya ratusan anggota KPPS itu sengaja di-bollow up sedemikian rupa untuk pengalihan isu, ataupun upaya menghambat KPU dalam menuntaskan pemilu.

    “Alur opini publik kan bebas. Jangan-jangan kalau dibentuk tim pencari fakta atau tim investigasi tujuannya untuk mendeligitimasi Pemilu.
    Janga-jangan ini untuk mengulur waktu sebelum 22 Mei,” tegas Karyono.

    Sementara itu, LSM kebencanaan dan kegawatdaruratan medis MER-C menilai Pemerintah dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu telah abai kemanusiaan, melakukan pembiaran dan tidak melakukan upaya serius yang signifikan dalam menangani kasus kematian petugas KPPS.

    “Sikap abai dan pembiaran itu menyebabkan anak-anak bangsa terus berjatuhan dari hari ke hari,” demikian MER-C dalam rilisnya.

    MER-C bahkan siap mengajukan gugatan ke ICC/ICJ dan UNHRC ( United Nation Human Right Council) jika Pemerintah dan KPU tetap abai atas Kasus Bencana Kemanusiaan Pemilu 2019.



    TAGS : Karyono KPPS Meninggal KPU

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/52642/Pakar-Politik-Opini-Publik-pada-Politisasi-Ayat-dan-Mayat/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Periksa Dirut Pupuk Indonesia dan Marketing PT Humpuss
    Next Article Trump Bantah Kerahkan 120.000 Tentara ke Timur Tengah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.