Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pancasila Bisa Jadi Solusi Fenomena Post Truth
    News

    Pancasila Bisa Jadi Solusi Fenomena Post Truth

    January 8, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pancasila Bisa Jadi Solusi Fenomena Post Truth

    Megawati Soekarnoputri

    Tokyo, Jurnas.com – Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri menyatakan Pancasila, khususnya sila kedua, bisa menjadi sebuah solusi atas fenomena post truth dimana kebenaran ditutupi dan yang ada adalah rasionalitas semu.

    Hal itu disampaikannya dalam orasi ilmiah usai menerima gelar doktor kehormatan honoris causa (DR HC) bidang kemanusiaan dari Universitas Soka Jepang, di Tokyo, Rabu (8/1/2020).

    “Pancasila bisa menjadi sebuah solusi atas fenomena baru yang membahayakan kemanusiaan di abad ke-21 ini, yaitu yang dikenal dengan istilah post truth,” kata Megawati kepada para mahasiswa Universitas Soka yang hadir mendengarkan orasinya.

    Dijelaskan Ketua Umum PDI Perjuangan itu, post truth adalah suatu kondisi dimana kebenaran sengaja ditutupi hingga tidak relevan lagi. Dalam sosial politik, gejala ini ditandai dengan obyektivitas dan rasionalitas semu. Emosi dan hasrat menjadi prioritas, meski bertolak belakang dengan fakta dan mengabaikan kebenaran.

    Saat menjelaskan post truth, Megawati seperti sedang menceritakan tren di segelintir kalangan masyarakat Indonesia yang dekat dengan media sosial saat ini. Menurutnya, di alam post truth, ilmu pengetahuan dan teknologi yang seharusnya membawa enlightment, justru menjadi alat untuk melakukan penindasan dan melumpuhkan rasionalitas.

    “Kefasihan menggunakan bahasa akademik pun menjadi legitimasi tindak kekerasan, menjadi alat menyebarkan paham-paham yang berupaya menghapuskan kemanusiaan,” bebernya.

    Jika dibiarkan, lanjut Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu, kemanusiaan akan hanya menjadi sebuah wacana belaka. Kondisi ini akan melahirkan “manusia banal”.

    “Yakni manusia yang tidak mampu lagi membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang jahat, mana yang indah dan mana yang buruk,” ulasnya.

    “Manusia seperti ini tidak akan ragu untuk melakukan tindak kekerasan atas nama kebenaran. Kebenaran yang bersandar pada keyakinan pribadi atau kelompoknya saja.”

    Menurut Megawati, prinsip kedua Pancasila menjadi solusinya. Yakni `Kemanusiaan yang adil dan beradab`. Bagi putri proklamator RI Bung Karno itu, ini adalah nilai yang mampu menjadi tameng dalam menghadapi post truth.

    “Adil dan beradab akan membimbing kita sebagai manusia untuk melakukan fact checking, untuk selalu menuntut kebenaran yang dapat diverifikasi. Hal ini akan menghindarkan kita dari tindakan
    manipulatif,” lanjut Megawati.

    Alasannya, lanjut Megawati, kemanusiaan yang adil dan beradab lahir dari rasionalitas yang menyatu dengan rasa empati, persaudaraan, dan pembebasan. Prinsip ini juga melahirkan politik emansipatoris, politik yang membuka ruang bagi mereka yang terpinggirkan.

    “Itulah keyakinan saya dalam berpolitik, yaitu Politik Kemanusiaan. Kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujarnya.

    “Bagi saya kemanusiaan bukan wacana, tetapi suatu tata nilai yang hidup, dan dapat dipertanggung-jawabkan secara moral dan etis. Kemanusiaan akan melahirkan manusia rasional yang bermoral dan memiliki etika, manusia yang benar-benar manusia,” tegas Megawati.

    TAGS : Post Truth Pancasila Honoris Causa Megawati Soekarnoputri

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65267/Pancasila-Bisa-Jadi-Solusi-Fenomena-Post-Truth/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHerman Herry: Honoris Causa Ibu Megawati Jadi Inspirasi dan Pelecut Semangat
    Next Article Pesan Komnjen Pol Gatot Eddy Pramono ke Kapolda Mtero Jaya Baru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.