Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Parlemen Belanda Akui Peristiwa Armenia 1915 Sebagai `Genosida`
    News

    Parlemen Belanda Akui Peristiwa Armenia 1915 Sebagai `Genosida`

    February 23, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Parlemen Belanda Akui Peristiwa Armenia 1915 Sebagai `Genosida`

    Joel Voor de wind, anggota parlemen dari partai koalisi Christian Union (CU)

    The Haque – Parlemen Belanda telah  meloloskan mosi untuk mendukung tuduhan Armenia menyangkut Peristiwa 1915 dan menyebut tragedi itu sebagai “genosida”. Mosi ini disetujui oleh voting mendukung dari 142 suara, sementara tiga suara lain dari Partai Denk yang didirikan oleh politisi Belanda asal Turki menentangnya.

    Adalah Joel Voor de wind, anggota parlemen dari partai koalisi Christian Union (CU), yang mengajukan mosi tersebut.

    Dalam sesi yang sama, mosi untuk mengirimkan perwakilan setingkat menteri dari Belanda ke upacara peringatan di ibu kota Armenia, Yerevan, pada 24 April nanti juga didukung oleh suara mayoritas.

    Tunahan Kuzu, pemimpin Partai Denk, berkata bahwa keputusan parlemen Belanda untuk mengakui Peristiwa 1915 sebagai “genosida” akan dieksploitasi untuk pemilihan umum daerah pada 21 Maret nanti.

    Kuzu mengungkap bahwa  Turki dan Belanda telah memiliki “hubungan yang sangat bagus” selama 400 tahun terakhir, namun mulai renggang baru-baru ini. Dia menambahkan, mosi yang sama telah ditolak oleh parlemen sekitar empat bulan lalu.

    Posisi Turki atas Peristiwa 1915 yang menyangkut tewasnya warga Armenia di Anatolia timur pada 1915 adalah bahwa beberapa warga memutuskan merapat dengan para penyerang dari Rusia dan memberontak melawan kekuasaan Ottoman. Relokasi warga Armenia kemudian mengakibatkan sejumlah korban jiwa.

    Ankara menolak tuduhan “genosida”, namun mengakui bahwa korban bertumbangan dari kedua belah pihak yang bertikai selama Perang Dunia I. Turki memilih untuk menyebut Peristiwa 1915 tersebut sebagai tragedi bagi kedua pihak.

    Ankara juga beberapa kali menolak pembentukan komisi gabungan sejawaran Turki dan Armenia serta ahli internasional untuk menyelesaikan permasalahan ini. (AA)

    TAGS : Genosida Armenia Belanda

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/29592/-Parlemen-Belanda-Akui-Peristiwa-Armenia-1915-Sebagai-Genosida/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePDIP Tetapkan Joko Widodo Capres 2019
    Next Article Korsel Siapkan Hidangan Khusus Sambut Ivanka Trump
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.