Andalannews.com – Menyambut awal Ramadhan 2025, Polresta Bandung bersama Kodim 0624 dan Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan inspeksi ke pasar. Hal ini guna memastikan tak ada penimbunan, harga stabil dan ketersediaan pangan aman.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono yang turut serta dalam pengecekan tersebut, menyampaikan bahwa harga bahan pokok secara umum masih stabil meskipun terjadi kenaikan tipis pada beberapa komoditas.
“Tadi kita cek, harga-harga secara umum stabil, ada kenaikan sedikit sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000. Misalnya, harga ayam naik Rp2.000, cabai dan telur juga mengalami kenaikan sedikit,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat 28 Februari 2025.
Meski demikian, menurut Perwira menengah Polri, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui instans terkait memastikan bahwa stok bahan pokok tetap aman untuk menunjang momen Ramadhan 2025.
“Kepala Dinas terkait juga menegaskan bahwa jika harga naik signifikan, pihaknya akan melakukan suplai langsung dari petani untuk menekan lonjakan harga,” tutur Aldi.
Walaupun cuaca di wilayah hukum Polresta Bandung saat ini cenderung hujan, kata Aldi, pasokan dari petani akan tetap berjalan untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan.
“Pihak Pemkab Bandung bersama jajaran Forkopimda berkomitmen terus memantau perkembangan harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan suci Ramadhan 2025,” ucap Kapolresta Bandung.
Menyambut bulan suci Ramadhan 2025, Polresta Bandung juga menggelar Bakti Sosial Presisi, yang melibatkan mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Bandung.
Aldi Subartono menyampaikan, bahwa bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kami menyadari bahwa bulan Ramadhan adalah momen penting bagi umat Islam. Di bulan penuh berkah ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini,” kata dia.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Mantan Wadir Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu menambahkan.
Selain itu, lanjut Kapolresta, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara Polri dengan mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Kombes Pol Aldi menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan generasi muda sangat penting dalam menciptakan harmoni sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, kami menggandeng mahasiswa dan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Kapolresta Bandung menjelaskan, bahwa total paket sembako yang disalurkan mencapai 300 paket, yang diberikan kepada delapan organisasi mahasiswa dan kepemudaan, yaitu HMI, PMII, IMM, GMNI, Hima Persis, BEM Universitas Bale Bandung, Semmi SII, dan KNPI Kabupaten Bandung.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerimanya. Ini bukan hanya sekadar pemberian sembako, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian dari Polri terhadap masyarakat, khususnya mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang juga berperan besar dalam kehidupan sosial di Kabupaten Bandung,” ungkap Aldi.
Dalam kesempatan ini, Kapolresta Bandung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi bagian dari budaya sosial di tengah masyarakat. Kebersamaan dan kepedulian adalah kunci dalam membangun Kabupaten Bandung yang harmonis dan sejahtera,” tutur Aldi menandaskan.




