Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Patuhi Protokol Kesehatan, Prestasi Pendidikan Tetap Membanggakan
    News

    Patuhi Protokol Kesehatan, Prestasi Pendidikan Tetap Membanggakan

    January 27, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Patuhi Protokol Kesehatan, Prestasi Pendidikan Tetap Membanggakan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah pusat telah mengizinkan sekolah-sekolah untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai 1 Januari 2021. Namun, pembukaan kembali sekolah harus mengutamakan keselamatan siswa-siswi yang masuk rentang usia anak sekolah. Meski harus beradaptasi di era Covid-19, semangat berprestasi tak luntur di antara para guru dan siswa.

    Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang dibentuk secara khusus oleh PT Astra International Tbk, menjelaskan siswa dan sekolah-sekolah binaannya terus beradaptasi pada masa pandemi Covid- 19. Dan pada era adaptasi kebiasaan baru ini tidak mengurangi semangat dan motivasi seluruh sekolah binaan.

    “Hal ini terbukti, banyak para guru, siswa dan sekolah binaan meraih prestasi yang membanggakan, baik di tataran wilayah kecamatan, kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional untuk bidang akademik, non akademik dan penghargaan sekolah adiwiyata,” katanya secara virtual baru-baru ini.

    Menurutnya capaian prestasi para guru, siswa dan sekolah, bahkan para komite sekolah, menunjukkan keseriusan. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

    Salah satu kegiatan prestasi yang digelar menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru adalah lomba cerdas cermat virtual (7-20 Januari 2021). Untuk jenjang Sekolah Dasar, keluar sebagai juara 1 yakni SDN 1 Merbau Mataram, Lampung Selatan. Juara 2 yakni SDN 2 Kertosari, Lampung Selatan, dan juara 3 yakni SDN 1 Kertosari (Tim B), Lampung Selatan.

    Sementara untuk jenjang Sekolah Menengah, keluar sebagai juara 1 yakni SMPN 2 Gedangsari, Gunung Kidul, juara 2 yakni SMPN 4 Leuwiliang (Tim B), Bogor dan Juara 3 yakni SMPN 2 Donorojo, Pacitan. Selanjutnya, untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan, SMKN 1 Pandak, Bantul berhasil menjadi juara 1, sedangkan SMK 1 Leuwiliang (Tim A), Bogor menjadi juara 2 dan SMKN 2 Donorojo, Pacitan.

    Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku mengatakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) akan dilaksanakan jika persyaratan-persyaratan yang ditentukan sudah terpenuhi. Dan merupakan kewenangan Pemda, kanwil atau kantor Kementerian Agama dan persetujuan orang tua. Hal ini sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri pada tanggal 20 November 2020.

    “Namun, kesiapan pembukaan pembelajaran tatap muka ini, juga perlu memperhatikan data perkembangan kasus Covid-19, khususnya pada usia anak sekolah,” jelas Wiku.

    Karena terdapat kekhawatiran terhadap anak-anak rentang usia sekolah yang dapat tertular Covid-19. Secara persentasenya, rentang usia anak sekolah menyumbang sebesar 8,87 persen dari total kasus nasional. Atau usia sekolah menyumbang 59.776 kasus dari total kasus kumulatif.

    Dari total kasus tersebut, anak pada usia setara pendidikan SD yaitu 7-12 tahun, menyumbang angka kasus terbanyak yaitu 17.815 kasus (29,8 persen). Diikuti usia setara SMA yaitu 16-18 tahun di angka 13.854 kasus (23,17 persen), usia setara SMP yaitu 13-15 tahun sebanyak 11.239 kasus (18,8 persen), usia setara TK yaitu 3-6 tahun sebanyak 8.566 kasus (14,3 persen) dan usia PAUD yaitu 0 – 2 tahun sebanyak 8.292 kasus (13,8 persen).

    “Data ini disampaikan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan bentuk transparansi Satgas kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Data ini selayaknya dijadikan dasar pertimbangan sebelum mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka. Daerah yang merasa kasus positifnya tinggi, diharapkan fokus terlebih dahulu pada penangan pandemi,” tegas Wiku.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTekanan Pandemi Tak Surutkan Industri Rumahan Jajan Bali
    Next Article Aktivitas Erupsi Merapi Naik Signifikan, Warga Dievakuasi ke Barak Pengungsian
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.