Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PBB Embargo Senjata di Sudan
    News

    PBB Embargo Senjata di Sudan

    July 14, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PBB Embargo Senjata di Sudan

    Sembilan negara memberikan suara mendukung resolusi PBB, enam lainnya tidak memilih (abstain) (Foto: Shannon Stapleton/Reuters)

    Washington – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memberlakukan embargo senjata di Sudan Selatan, hampir lima tahun setelah perang sipil yang menghancurkan di negara itu dimulai.

    Resolusi rancangan Amerika Serikat soal penetapan embaroga paling sedikit harus mengantongi sembilan suara. Sementara Rusia, China, Ethiopia, Bolivia, Guinea Khatulistiwa dan Kazakhstan memilih abstain. Mereka berhati-hati atas pemungutan suara di tengah upaya kawasan tersebut untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian di Sudan Selatan.



    Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan penerapan resolusi itu untuk menghentikan kekerasan. “Kita perlu menghentikan aliran senjata yang digunakan kelompok bersenjata memerangi satu sama lain dan untuk meneror rakyat”.

    Namun, Duta Besar Sudan Selatan untuk PBB, Akuei Bona Malwal mengatakan, resolusi itu akan “merusak perdamaian” dan “sebuah tamparan bagi organisasi-organisasi yang berusaha untuk membawa perdamaian di Sudan Selatan”.

    Baca juga :

    • Importir Terbesar Minyak Iran "Cuek" Soal Sanksi AS
    • Trump Desak PBB Hentikan Pengiriman Minyak ke Korut
    • PBB: Denuklirisasi Semenanjung Korea Masih Banyak "Cegukan"

    Duta Besar Ethiopia untuk PBB, Tekeda Alemu mengatakan, embargo senjata akan merusak proses perdamaian dan bahwa Uni Afrika dan Timur blok regional Afrika IGAD percaya “sekarang bukan waktu yang tepat  mengambil kebijakan tersebut.”

    Sementara, Duta Besar China untuk PBB, Ma Zhaoxu, mengatakan, dewan seharusnya mendengarkan para pemimpin Afrika mengenai masalah ini.

    Perang saudara di Sudan Selatan meletus sejak 2013, dua tahun setelah memperoleh kemerdekaan dari Sudan, ketika Presiden Salva Kiir menuduh wakilnya Riek Machar merencanakan kudeta. Selama bertahun-tahun, konflik terus membengkak.

    Bulan lalu, Presiden Kiir dan saingannya Riek Machar menyetujui gencatan senjata permanen untuk mengakhiri perang sipil yang menghancurkan negara mereka. Meski beberapa gencatan senjata sebelumnya berulang kali dilanggar oleh pihak yang bertikai.

    Sudan Selatan pada mulanya menjadwalkan pemilihan tahun ini. Tetapi konflik berdarah masih berlanjut. Parlemen negara itu memberikan suara  2015 untuk memperpanjang masa jabatan Kiir tiga tahun, setelah pemilihan yang akan diadakan pada bulan Juni tahun itu dibatalkan.

    Masa transisi Kiir diperkirakan akan berakhir pada bulan Juli tahun ini. Tetapi parlemen Sudan Selatan memilih untuk memperpanjang masa jabatan Kiir saat ini tiga tahun, mengajukan keberatan dari oposisi, yang menyebut langkah itu ilegal.

    Perang saudara di wilayah itu menewaskan puluhan ribu orang dan memaksa jutaan orang melarikan diri dari rumah mereka, memicu krisis kemanusiaan. Tujuh juta orang Sudan Selatan, lebih dari separuh penduduk, akan membutuhkan bantuan makanan pada 2018.

    Konflik berkepanjangan juga memotong produksi minyak mentah negara itu, yang mana pemerintah bergantung pada pendapatan, dengan output kurang dari separuh sebelum perang sebesar 245.000 barel per hari. (Al Jazeera)

    TAGS : Sudan Amerika Serikat embargo

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37663/PBB-Embargo-Senjata-di-Sudan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWisata ke Luar Angkasa Bisa Dinikmati Mulai 2019
    Next Article Divestasi Saham Freeport, Fahri: Stop Bohongi Rakyat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.