Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PBB Minta Myanmar Tidak Gunakan Militer Berlebihan di Rakhine
    News

    PBB Minta Myanmar Tidak Gunakan Militer Berlebihan di Rakhine

    November 8, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PBB Minta Myanmar Tidak Gunakan Militer Berlebihan di Rakhine

    Pengunsi Rohingya meninggalkan kampung halamannya ke Bangladesh (Foto: Al jazeera)

    Myanmar – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mendesak pemerintah Myanmar memastikan tidak ada penggunaan kekuatan militer secara berlebihan di Negara Rakhine, di mana kekerasan yang memaksa lebih setengah juta etnis Rohingya melarikan diri ke Bangladehs

    DK PBB menyatakan keprihatinan serius atas laporan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan pelanggaran lainnya di Negara Bagian Rakhine, termasuk pasukan keamanan Myanmar, khususnya orang-orang yang tergabung dalam komunitas Rohingya.

    “Pemerintah Myanmar harus memastikan tidak ada penggunaan kekuatan militer yang berlebihan di Negara Bagian Rakhine, untuk memulihkan administrasi sipil dan menerapkan peraturan hukum, dan segera melakukan tindakan sesuai dengan kewajiban dan komitmen mereka demi menghormati HAM,” kata DK PBB, dilansir Financial Tribune, Rabu (8/11)

    Pemerintah Myanmar menuai sejuta kritikan internasional karean perlakuan pasukan keamanannya menanggapi serangan militan Rohingya di 30 pos keamanan. Lebih dari 600.000 orang Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh sejak 25 Agustus.

    “DK meminta tanggung jawab pemerintah Myanmar untuk melindungi penduduknya termasuk melalui penghormatan terhadap peraturan perundangan dan penghormatan, promosi dan perlindungan HAM,” tambahnya

    Karean itulah, ia menekankan pentingnya investigasi transparan atas tuduhan pelanggaran HAM dan dalam hal ini. DK meminta pemerintah Myanmar untuk bekerja sama dengan semua badan, mekanisme dan instrumen Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan.

    Pada Oktober 2016, pemerintah Myanmar menolak masuk ke panel PBB yang ditugaskan untuk menyelidiki adanya dugaan pelanggaran HAM di wilayah tersebut.

    Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi menjanjikan pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM. Ia mengatakan Myanmar akan menerima kembali pengungsi tersebut setelah mereka terbukti penduduk Myanmar.

    DK khawatir dengan situasi kemanusiaan yang memburuk dengan cepat di Negara Bagian Rakhine. Ia memperingatkan, meningkatnya jumlah pengungsi memiliki dampak yang tidak stabil di wilayah ini.

    Selai itu, ia juga menuntut agar pemerintah Myanmar mengizinkan bantuan kemanusiaan dan media segera mungkin, aman dan tanpa hambatan. Ia meminta Sekjen PBB Antonio Guterres melaporkan kembali dalam 30 hari mengenai situasi tersebut.

    TAGS : Myanmar Bangladesh Rohignya DK PBB

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24431/PBB-Minta-Myanmar-Tidak-Gunakan-Militer-Berlebihan-di-Rakhine/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSeribuan Warga Sekitar Tembagapura Perlu Dievakuasi
    Next Article AS Tuding Iran Melanggar Resolusi PBB
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.