Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PBB Tak Becus, Presiden Turki Serukan Reformasi
    News

    PBB Tak Becus, Presiden Turki Serukan Reformasi

    October 25, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PBB Tak Becus, Presiden Turki Serukan Reformasi

    Presiden Turki, Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)

    Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoga mengatakan, reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang didirikan 73 tahun lalu, terutama Dewan Keamanan tidak dapat ditunda atau diabaikan

    “Saat ini, umat manusia dihadapkan pada berbagai ancaman serius, mulai dari perubahan iklim hingga pembersihan etnis, dari kelaparan hingga xenofobia, dari epidemi hingga terorisme,” kata Erdogan lewat sebuah pernyataan dalam rangka peringatan hari berdirinya PBB.



    “Negara manapun tidak mungkin melawan masalah-masalah ini sendirian yang mengancam masa depan umat manusia dan keadilan global,” tambahnya.

    Karena itu, terang Erdogan, PBB menjadi platform paling penting yang dapat menghasilkan solusi berkelanjutan untuk masalah-masalah umum kemanusiaan. Pembantaian di Rwanda, Bosnia dan Herzegovina, Kosovo, dan perang saudara di Suriah selama delapan tahun terakhir adalah indikasi paling konkret, DK gagal memenuhi tanggung jawabnya.

    Baca juga :

    • Saudi: Pembunuhan Khashoggi Sudah Terencana
    • Genosida Rohingya Belum Berakhir
    • Keluarga Khashoggi Korban "Kebiadaban" Selanjutnya Arab Saudi

    “Itulah mengapa kami menyerukan reformasi. Selama ketidakadilan tidak diperbaiki, apakah mungkin perdamaian dunia dan reformasi PBB dapat dicapai? tegas Erdogan.

    Erdogan mengatakan Turki akan terus mendukung reformasi agar struktur PBB menjadi lebih adil, demokratis, transparan, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Turki, di bawah mediasi PBB, mengambil peran utama dalam banyak kegiatan seperti operasi perdamaian, kontraterorisme, bantuan kemanusiaan, pembangunan, migrasi, dan pengungsi. 

    “Negara kami juga mengambil langkah-langkah untuk menjadikan Istanbul sebagai pusat PBB dan terus bekerja untuk memindahkan sejumlah kantor regional dari beberapa badan PBB ke Istanbul,”kata Erdogan.

    “Saya berharap PBB mampu membawa perdamaian dan kemakmuran ke dunia, dan saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk PBB,” sambungnya.

     

    TAGS : Turki Erdogan PBB

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/42818/PBB-Tak-Becus-Presiden-Turki-Serukan-Reformasi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePBB Tak Becus, Presiden Turki Serukan Reformasi
    Next Article Genosida Rohingya Belum Berakhir
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.