Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pelaksana PPKM Mikro Diminta Perhatikan Limbah Masker Sekali Pakai
    News

    Pelaksana PPKM Mikro Diminta Perhatikan Limbah Masker Sekali Pakai

    February 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pelaksana PPKM Mikro Diminta Perhatikan Limbah Masker Sekali Pakai 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pelaksana PPKM Mikro Diminta Perhatikan Limbah Masker Sekali Pakai 2
    Petugas bersiap melakukan proses pembakaran limbah medis dengan menggunakan mesin insinerator di fasilitas milik PT Jasa Medivest, Dawuan, Karawang, Jawa Barat. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pelaksana pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) skala mikro diminta untuk memperhatikan penanganan limbah medis seperti masker sekali pakai.

    Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting mengemukakan bahwa selama PPKM limbah medis seperti masker sekali pakai yang berpotensi mengandung virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 kemungkinan meningkat. Kalau tidak ditangani dengan baik, limbah medis tersebut bisa menjadi sumber penularan virus.

    “Ini yang harus kita sampaikan kepada penyelenggara PPKM skala mikro. Kita mendukung pelacakan kontak, isolasi, posko desa, tapi jangan mengabaikan tata kelola limbah keluarga, limbah medis, limbah masker, yang terjadi akibat program tersebut,” katanya, seperti dikutip dalam Kantor Berita Antara, Minggu (21/2).

    Oleh karena itu, dia meminta pelaksana PPKM skala mikro seperti pemerintah desa serta pengurus lingkungan RT dan RW memberikan perhatian khusus pada pengelolaan limbah medis di wilayahnya.

    Dia menjelaskan, Satuan Tugas sudah membantu penanganan limbah medis di rumah sakit di beberapa daerah dengan kasus COVID-19 tinggi yang tidak memiliki sistem pengolahan limbah berbasis kewilayahan.

    Satuan Tugas, menurut dia, juga memberikan bantuan biaya operasional pengolahan limbah medis ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 dan mendukung peningkatan kapasitas pengolahan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan. (kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePUPR Siapkan Langkah Penanganan Darurat Banjir
    Next Article Relaksasi PPnBM percepat pertumbuhan penjualan mobil ke titik normal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.