Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pelaku Serangan Christchurch Didakwa Pasal Terorisme
    News

    Pelaku Serangan Christchurch Didakwa Pasal Terorisme

    May 21, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pelaku Serangan Christchurch Didakwa Pasal Terorisme

    Brenton Tarrant, memelototi wartawan yang ingin mengambil fotonya di pengadilan pada hari Sabtu (Foto: Al Jazeera)

    Wellington, Jurnas.com – Pelaku serangan masjid di Christchurch, Selandia Baru , Brenton Tarrant, resmi didakwa dengan pasal terorisme pada Selasa (21/5).

    Selain tuduhan teror, Tarrant juga menghadapi 51 tuduhan pembunuhan dan 40 percobaan pembunuhan, atas serangan 15 Maret yang mengguncang negara Pasifik Selatan tersebut.



    “Tuduhan itu akan mengalamatkan bahwa sebuah aksi terorisme telah dilakukan di Christchurch,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

    Jauh sebelum didakwa melakukan tindakan terorisme, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern sudah lebih awal menyebut aksi Tarrant sebagai serangan teroris yang terencana.

    Baca juga :

    • AS Tolak Seruan Memerangi Ekstremisme di Media Sosial
    • Tragedi Penembakan Christchurch Akan Diangkat Jadi Film
    • Perubahan Iklim Lebih Cepat dari yang Dibayangkan

    Namun hingga saat ini dakwaan terhadapnya dinilai kurang ekspansif, karena Undang-Undang Penindasan Terorisme Selandia Baru, baru diperkenalkan pada 2002, dan belum melewati pengujian di pengadilan.

    Dengan alasan tersebut, polisi mengatakan tuduhan teror baru dijatuhkan lebih dari dua bulan pasca serangan terjadi, setelah pihak berwajib berkonsultasi dengan jaksa dan ahli hukum pemerintah.

    Seperti diketahui, Tarrant merupakan pria Australia yang saat berada di penjara dengan keamanan tingkat tinggi, setelah membantai jemaah Muslim di Chrischurch. Dia dijadwalkan hadir di persidangan berikutnya pada 14 Juni mendatang.

    TAGS : Brenton Tarrant Penembakan Christchurch Selandia Baru

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/53039/Pelaku-Serangan-Christchurch-Didakwa-Pasal-Terorisme/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Tetapkan 4 Orang Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal di Bea Cukai dan KKP
    Next Article Rekapitulasi KPU Disambut Positif Oleh Forum Ponpes Jaga NKRI
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.