Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pembantaian Rohingya Bikin Investor Asing di Myanmar Menurun
    News

    Pembantaian Rohingya Bikin Investor Asing di Myanmar Menurun

    October 8, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pembantaian Rohingya Bikin Investor Asing di Myanmar Menurun

    Sekitar 700.000 Muslim Rohingya telah menyeberangi perbatasan ke Bangladesh untuk menghindari kekerasan di Myanmar. (Foto: AP)

    Jakarta – Penasihat Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi menilai bahwa perdamaian dan stabilitas di negaranya diperlukan untuk menarik investasi asing.

    San Suu Kyi melihat penurunan tajam dari investor asing karena kegagalannya berbicara setelah penumpasan brutal militer terhadap minoritas Rohingya Myanmar.



    “Saya siap untuk mengakui bahwa kami memiliki tantangan yang harus dihadapi khususnya berkaitan dengan Rakhine dan dengan perjuangan yang kami miliki di front perdamaian,” kata Aung San Suu Kyi dilansir GBTimes.

    “Kami memahami bahwa perdamaian, rekonsiliasi, harmonisasi, stabilitas, supremasi hukum, hak asasi manusia, semua ini harus dipertimbangkan ketika kami mencari lebih banyak investasi, untuk peluang ekonomi yang lebih besar,” tambahnya.

    Baca juga :

    • PBB: Anak-anak Rohingya Butuh Pendidikan
    • India Deportasi Tujuh Warga Rohingya
    • Clooney Ajukan Banding untuk Jurnalis Reuters

    “Kami tidak menyembunyikan fakta ini dari teman-teman kami,” lanjutnya.

    Untuk itu, ia berjanji untuk meningkatkan transparansi atas penanganan pemerintahnya terhadap krisis Rohingya agar kembali menarik investasi asing di Myanmar.

    “Kami ingin menjadi sangat terbuka dan transparan kepada teman-teman kami,” katanya. “Jika Anda memiliki kekhawatiran, tolong diskusikan ini secara terbuka dengan kami.”

    Kampanye militer brutal yang dimulai tahun lalu mendorong lebih dari 700.000 Muslim Rohingya dari Myanmar ke negara tetangga Bangladesh, di mana mereka sekarang tinggal di kamp-kamp pengungsi yang sempit dan takut akan kembali meskipun ada kesepakatan repatriasi.

    Pada Selasa (09/10) besok, mantan peraih nobel perdamaian itu akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang memimpin pertemuan puncak regional yang menarik para pemimpin Asia Tenggara.

    TAGS : Myanmar Investor Rohingya

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/41920/Pembantaian-Rohingya-Bikin-Investor-Asing-di-Myanmar-Menurun/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBelum Independen, DPR RI Masih Jadul
    Next Article 5.000 Orang Diperkirakan Masih Hilang Akibat Gempa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.