Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemberdayaan Perempuan Masih Jadi PR Pemerintah
    News

    Pemberdayaan Perempuan Masih Jadi PR Pemerintah

    January 22, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pemberdayaan Perempuan Masih Jadi PR Pemerintah

    Ilustrasi perempuan

    Jakarta – Pemberdayaan perempuan di Indonesia hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Menurut Ketua Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) Linda Gumelar, perlu ada langkah masif dan komitmen kuat dari pelbagai pihak, dengan tujuan melahirkan perempuan-perempuan hebat, dan berguna bagi kesejahteraan Indonesia di masa mendatang.

    “Isu pemberdayaan perempuan bahkan lebih tua dari umur kemerdekaan. Sejak Kongres Perempuan pertama kali digelar pada 1928, pemberdayaan menjadi perhatian perempuan saat itu. Dan tetap masih menjadi perhatian hingga sekarang,” terang Linda kepada Jurnas.com, Senin (22/1) di Jakarta.

    Sebagai contohnya, lanjut Linda, di tengah derasnya arus teknologi dan informasi dewasa ini, masih banyak perempuan tak kuasa menolak eksploitasi dan kekerasan terhadap dirinya. Walhasil, pelbagai kasus mulai dari pelecehan seksual, perdagangan manusia (human trafficking), hingga kekerasan rumah tangga, tak jarang menimpa kaum perempuan.

    “Bahkan, korban dari pihak anak dan perempuan makin marak, dengan cara yang digunakan lebih canggih lagi,” kata perempuan kelahiran Bandung, 15 November 1951 ini.

    Kendati demikian Linda tak menampik, dari segi regulasi, Indonesia memang sudah cukup baik di bidang pemberdayaan perempuan. Kesempatan perempuan berkiprah di aspek pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan politik juga sudah menunjukkan adanya peningkatan.

    “Akan tetapi, seluruh regulasi itu harus mampu diterjemahkan oleh pengawas dan pelaku di lapangan. Dan, GPSP hadir dalam rangka mewujudkan tujuan yang tertera pada regulasi tersebut,” ujarnya.

    GPSP di bawah kepemimpinan Linda mengusung tagline ‘Girl and Women Empowerment: Our Priority’. Artinya, perjuangan pemberdayaan tidak hanya khusus untuk perempuan, namun juga anak perempuan yang merupakan satu dari sekian tiang penyangga yang ada di negara ini.

    “Kalau perempuannya berdaya, dan anak perempuannya sejak kecil sudah diberikan hak-hak yang sama dengan anak laki-laki, tentu dia akan menjadi seorang manusia dan perempuan yang cerdas dan mandiri,” jelas Linda.

    TAGS : Perempuan Kesetaraan Gender Linda Gumelar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28188/Pemberdayaan-Perempuan-Masih-Jadi-PR-Pemerintah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolwan Selingkuh dengan Perwira, Ketahuan Suaminya yang Polisi
    Next Article Demokrat-Republik Damai, Layanan Publik AS Buka Kembali
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.