Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemerintah Diminta Perketat Prokes dan Beri Masyarakat Vaksin Booster
    News

    Pemerintah Diminta Perketat Prokes dan Beri Masyarakat Vaksin Booster

    October 28, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemerintah Diminta Perketat Prokes dan Beri Masyarakat Vaksin Booster 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk meniadakan cuti bersama 24 Desember 2021. Hal tersebut pun menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, pasalnya penanganan pandemi Covid-19 dinilai sudah membaik.

    Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan bahwa dibandingkan meniadakan libur cuti bersama, sebaiknya pemerintah meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

    “Untuk yang namanya mengantisipasi libur itu, lebih baik penegakan prokes aja, prokes ditegakkan,” kata dia ketika dihubungi JawaPos.com, Kamis (28/10).

    Dia juga menyarankan pemerintah untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Bahkan menurutnya, pemerintah bisa saja memberikan rekomendasi vaksin booster bagi mereka yang merupakan angkatan lama penerima vaksin.

    “Kemudian yang vaksinnya sudah lama, yang angkatan lama seperti Sinovac, itu kebijakan booster-nya dijalankan. Itu solusinya, jadi tidak perlu lagi meniadakan,” terang dia.

    “Suruh booster aja, bikin aturan bayar Rp 150 ribu bayar sendiri tidak apa-apa. Kalau memang mau booster silakan bayar,” tuturnya.

    Pasalnya, jika meniadakan, hal ini tentu kontraproduktif dengan pelonggaran level PPKM yang bertujuan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Jadi, pemerintah sebaiknya mengetatkan prokes dan percepatan vaksin.

    “Kan masih banyak juga yang belum divaksin masyarakat kita. jadi vaksinnya aja dipercepat, kemudian prokes dilakukan,” pungkas dia.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTiadakan Cuti Bersama, Pemerintah Dinilai Rebut Hak Karyawan
    Next Article Kisah Mardani Maming Menjemput Mimpi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.