Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemerintah Diminta Waspadai Varian Delta Plus
    News

    Pemerintah Diminta Waspadai Varian Delta Plus

    July 29, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemerintah Diminta Waspadai Varian Delta Plus 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pemerintah Diminta Waspadai Varian Delta Plus 2
    Ilustrasi COVID-19.(BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Anggota Komisi IX DPR Intan Fauzi meminta Indonesia patut waspada varian Delta Plus. Sebab, varian ini sudah ditemukan di 11 negara sebanyak 197 kasus.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, ia meminta pemerintah melakukan pemantauan serta mitigasi wabah secara dini di seluruh wilayah. Intan mendorong pemerintah memperkuat Whole Genome Sequencing (WGS) atau upaya mengetahui penyebaran mutasi Sars-Cov-2 di Indonesia agar memiliki basis dalam pengambilan kebijakan kesehatan penanganan pandemi COVID-19.

    “Manfaat WGS sebagai data keseluruhan sangat penting untuk penanganan pandemi, apalagi dengan penambahan kasus positif per hari dan angka kematian yang tinggi, juga pengadaan jenis vaksin yang digunakan,” kata Intan.

    Bahkan, disebut-sebut Delta plus (B.1.617.2.1 atau AY.1) ini sudah terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia. Intan menjelaskan kecepatan uji WGH di Indonesia masih banyak kendala terutama belum didukung pemerintah dalam hal anggaran penelitian.

    Menurut dia, para peneliti di lembaga penelitian Indonesia setara dengan para peneliti di luar negeri mampu melakukan WGS dan juga membuat vaksin.

    “Namun keunggulan SDM Indonesia itu perlu dukungan anggaran dan sarana prasarana. Saat ini lembaga penelitian terutama yang berada di berbagai universitas harus melakukan swadana untuk peralatan dan beban biaya operasional para peneliti,” ujarnya.

    Intan mencontohkan mahasiswa asal Indonesia di Oxford University bernama Indra Rudiansyah dapat ikut berperan di balik peluncuran vaksin Astra Zeneca.

    “Tentu jika pemerintah mau memberi sarana prasarana dan anggaran seperti di luar negeri, maka para peneliti Indonesia akan berprestasi dan berkontribusi mengatasi wabah pandemi dengan hasil WGS termasuk percepatan Vaksin Merah Putih,” ujarnya.

    Politisi PAN itu menilai biaya untuk melakukan uji WGH di Indonesia sangat mahal karena tingginya harga mesin dan alat Reagan WGS yang masih impor. Menurut dia produsen dan distributor sangat terbatas, sehingga memperlambat penelitian sehingga perlu ada kebijakan relaksasi pajak dan kemudahan pengadaan peralatan penelitian di masa pandemi. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasifkan Tracing, Lab PCR Diminta Dibuka hingga Kabupaten/kota
    Next Article FIFGroup latih UMKM binaan di Harkopnas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.