Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemuda Pancasila Tak Dukung Salah Satu Capres, Ini Alasannya
    News

    Pemuda Pancasila Tak Dukung Salah Satu Capres, Ini Alasannya

    November 6, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pemuda Pancasila Tak Dukung Salah Satu Capres, Ini Alasannya

    Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto S Soerjosoemarno dan Bambang Soesatyo

    Jakarta – Pemuda Pancasila (PP) menyatakan tidak mendukung salah satu kandidat capres-cawapres pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Alasannya, PP tak ingin terpecah dengan mendukung salah satu pasangan capres-cawapres.

    Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi PP, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, sesuai arahan Ketua Umum PP menyerahkan sepenuhnya kepada kader terkait pilihan Pilpres 2019.



    “Pemuda Pancasila ada dimana-mana, tapi tidak kemana-mana. Kader-kader Pemuda Pancasila hampir ada di semua partai. Karenanya, kita tidak mengarahkan Pemuda Pancasila mendukung salah satu capres, agar tidak terjadi perpecahan di tubuh Pemuda Pancasila,” kata Bamsoet, usai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/11).

    Ketua DPR itu menuturkan, karena dirinya berasal dari Partai Golkar yang menjadi salah satu partai pengusung pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, maka akan memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01 itu.

    Baca juga :

    • Basarah: Dua Ideologi Transnasional Bekerja Hancurkan Generasi Muda
    • PBB Tampung Keluhan Iran soal Sanksi Sepihak Trump
    • Yusril Dinilai Energi Baru untuk Jokowi-Ma`ruf

    “Ketika sumpah sudah diucapkan, maka semua tindakan dan perbuatan harus konsisten dan konsekwen berjuang hingga tetes darah penghabisan. Sebagaimana semboyan kami, Sekali layar terkembang, surut kita berpantang,” tegas Bamsoet.

    Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai kondisi terkini yang dihadapi Bangsa Indonesia. Terutama menyangkut keberlangsungan Pancasila sebagai ideologi negara dalam menghadapi tantangan dari kekuatan kelompok kanan dan kiri yang ingin memecah belah NKRI, melalui berbagai isue ujaran kebencian dan berita bohong dalam ajang Pilpres dan Pileg mendatang.

    “Siapapun yang mengatakan bahwa Pancasila sudah usang dan terus menerus menyebarkan kebencian dan hoax serta mencoba merongrong Ideologi Pancasila yang menjadi ruhnya Bangsa Indonesia, maka sama saja ingin menghancurkan Indonesia,” tandas Bamsoet.

    Kata Bamsoet, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi turut mengingatkan agar persatuan dan kerukunan bangsa terus dijaga. Sebuah bangsa akan maju jika seluruh elemen di tanah air bersatu. Jangan terus menerus ribut karena terhasut hoax dan ujaran kebencian.

    “Senada dengan Presiden Joko Widodo, Organisasi Pemuda Pancasila selalu berada digaris terdepan dalam menyuarakan persatuan dan kesatuan banga. Bagi Pemuda Pancasila, perbedaan entah itu dalam hal politik atau apapun, bukanlah sarana untuk saling membenturkan,” ujar Bamsoet.

    Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga menjelaskan, Pemuda Pancasila merupakan organisasi tempat anak bangsa menempa diri sehingga bisa memiliki semangat kebangsaan sesuai dengan garis ideologi Pancasila. Perbedaan politik diantara para pengurus dan kader merupakan hal yang wajar. Terpenting, setiap kader dan pengurus Pemuda Pancasila selalu bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

    “Secara khusus, diakhir pertemuan tadi, saya sebagai Ketua Panitia Mubes Pemuda Pancasila ke-X, juga mengundang Pak Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia agar bisa hadir dalam acara Musyawarah Besar Pemuda Pancasila yang akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2019 mendatang di Jakarta. Artinya apa? Ya terjemahkan sendirilah,” ujar Bamsoet sambil tersenyum.

    Pada pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dan Seskab Pramono Anung. Sementara dari pengurus Pemuda Pancasila hadir Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto S Soerjosoemarno dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Yorrys Raweyai.

    TAGS : Pilpres 2019 Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43438/Pemuda-Pancasila-Tak-Dukung-Salah-Satu-Capres-Ini-Alasannya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTerungkap Motif Arab Saudi di Balik Kampanye Anti Korupsi
    Next Article Pria Australia Tewas Diserang Hiu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.