Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penanganan AIDS di Indonesia Terancam Terbengkalai
    News

    Penanganan AIDS di Indonesia Terancam Terbengkalai

    October 11, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penanganan AIDS di Indonesia Terancam Terbengkalai

    AHF menggelar diskusi di Nusa Dua, Bali

    Nusa Dua – Organisasi AIDS terbesar di dunia, AIDS Healthcare Foundation (AHF), mencemaskan berkurangnya bantuan internasional untuk penanganan penderita HIV/AIDS di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Padahal  kemampaun pemerintah Indonesia untuk menangani pengidap  HIV/AIDS  belum memadai.

    “Dari sekitar 630 ribu penderita, hanya sekitar 290 ribu orang yang bisa ditangani,” kata Country Program Manager AHF Indonesia, Riki Febrian, di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).



    Riki menuturkan berkurangnya bantuan internasional untuk penanganan HIV/ADS di Indonesia terjadi karena Bank Dunia memberlakukan klasifikasi baru mengenai negara berpenghasilan menengah atau Middle Income Country (MIC).

    Bank Dunia menetapkan negara dengan penduduk berpenghasilan 2,73 dolar AS  per hari, atau setara dengan harga secangkir kopi di banyak negara, bukan termasuk kelompok negara miskin.

    Baca juga :

    • Mendes Eko: Dana Desa Dorong Pembangunan Wilayah Pedesaan
    • Respon Jokowi Soal Kritik Pertemuan IMF
    • Pertemuan IMF-Bank Dunia, Fahri Titip Korban Gempa Lombok

    “Padahal badan atau lembaga donor seperti Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria, menggunakan skala penghasilan Bank Dunia untuk menentukan negara yang menerima bantuan,” terang Riki.

    Karena Indonesia masuk kategori MIC, tambah Riki, maka bantuan internasional pun menyusut. Hal itu, menurut Riki, semakin memperburuk penanganan HIV/AIDS di Tanah Air, menyusul 80 persen dana penanganan HIV/AIDS di Indonesia berasal luar.

    “Karena kita dianggap sudah kaya, negara-negara lain dan lembaga dana menarik dukungan,” ujarnya.

    Selama berlangsungnya Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018, Riki mengatakan AHF terus menyerukan agar Bank Dunia  mengubah kebijakannya terkait klasifikasi negara-negara berpenghasilan menengah (MIC).

    Salah satu bentuk protesnya ialah dengan membagi-bagi `Kopi World Bank` secara gratis di seputar arena pertemuan tahunan Bank Dunia –IMF, di Nusa Dua.  Gelas kopi tersebut tertulis, “$2,73 per day is not middle income.”

    “AHF minta perhatian Bank Dunia melalui kopi, karena 2,7 dolar AS setara harga segelar kopi, ” tutur Advocasy and Marketing Manager AHF Asia, Marie Ko.

    Penyusutan bantuan untuk penanganan HIV/AIDS di Indonesia dianggap meresahkan, mengingat dana yang diperlukan untuk itu cukup besar.

    Menurut aktivis Pekumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Muvitasari,  tahun ini Indonesia memerlukan dana sebesar Rp4,2 triliun untuk menangani HIV/AIDS. Dana itu berasal dari APBN, APBD, CSR pereusahan, bantuan  berbagai negara serta sumbangan dari lembga donor internasional.

    “Pada tahun 2023 nanti, dana yang diperlukan naik menjadi Rp11,6 triliun,” kata Muvitasari.

    AHF merupakan organissai non profit yang berbasis di Los Angeles. Saat ini AHF menyediakan perawatan atau layanan medis kepada lebih dari 1 juta orang penderita HIV/AIDS di 41 negara , tersebar di AS, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Asia Pasifik, dan Eropa Timur.

    TAGS : Bank Dunia IMF AIDS AHF

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/42107/Penanganan-AIDS-di-Indonesia-Terancam-Terbengkalai/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUni Eropa Ingkar Janji kepada Erdogan
    Next Article Penanganan AIDS di Indonesia Terancam Terbengkalai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.