Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penanganan Kasus Rizieq Shihab Jangan Berlebihan
    News

    Penanganan Kasus Rizieq Shihab Jangan Berlebihan

    December 12, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penanganan Kasus Rizieq Shihab Jangan Berlebihan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad meminta polisi tidak berlebihan dalam menangani kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

    “Penanganan Habib Rizieq jangan berlebihan. Dia kan warga negara biasa,” terang Fadel saat ditemui usai acara FGD di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Sabtu (12/12). Dia meminta Rizieq tidak dijadikan musuh. Sebab, dia bukan lah musuh negara, melainkan warga biasa seperti masyarakat lainnya.

    Jadi, dia meminta agar kasus itu ditangani biasa saja dan tidak perlu berlebihan. Menurut Fadel, jika penanganan kasus tersebut ditangani berlebih, maka reaksi masyarakat akan tidak bagus. Reaksi masyarakat bisa dilihat di media sosial. “Kalau buat medsos, rasanya risih,” ungkap dia.

    Mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu mengatakan, yang menjadi masalah sekarang adalah kesehatan dan ekonomi. Dampak ekonomi sangat berat bagi masyarakat. Kondisi ekonomi terjun bebas akibat pandemi Covid-19.

    Menurut dia, ada beberapa orang yang datang dan bertanya kepada dirinya, apakah kasus Rizieq itu merupakan pengalingan isu dari pemerintah. Tentu, sebagai anggota MPR, dia merasa tidak enak dengan pertanyaan itu. “Jadi, nggak enak saya yang ada di MPR,” urainya.

    Untuk itu, dia mendesak polisi agar tidak berlebihan dalam menangani kasus Rizieq. Menurut, Rizieq merupakan warga biasa yang sejak zaman Soeharto sudah ada. “Rizieq itu sudah ada sejak zaman Pak Harto. Kenapa baru sekarang,?” ungkap dia.

    Terkait kematian enam laskar FPI, Fadel mendukung dibentuk tim khusus atau tim independen untuk mengusut tuntas kasus penembakan berujung kematian enam nyawa itu. Tindakan polisi kepada laskar FPI itu sangat berlebihan, karena sampai menyebabkan hilangnya nyawa orang. “Saya setuju dibuat tim khusus. Tim independen untuk mengusut agar keluarga korban bisa mendapatkan kepastian,” tandas Fadel.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Khafidul Ulum


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPR Minta Masyarakat Terus Lakukan Protokol Kesehatan 3M
    Next Article Prewed di Tanggal Cantik, Vicky Prasetyo-Kalina Usung 3 Konsep
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.