Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penetapan Asumsi Pertumbuhan Ekonomi Diliputi Ketidakpastian
    News

    Penetapan Asumsi Pertumbuhan Ekonomi Diliputi Ketidakpastian

    June 18, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penetapan Asumsi Pertumbuhan Ekonomi Diliputi Ketidakpastian

    Ilustrasi Paripurna DPR

    Jakarta, Jurnas.com – DPR RI menyelenggarakan Rapat Paripurna Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2019-2020 dengan agenda tunggal yakni mendengarkan tanggapan Pemerintah terhadap pandangan fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2021.

    Rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) M. Azis Syamsuddin tersebut dihadiri Anggota Dewan dari sembilan fraksi, baik secara fisik maupun secara virtual dengan tetap mengikuti protokol standar kesehatan Covid-19.

    Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa Pemerintah menghargai pandangan seluruh fraksi yang menyampaikan pentingnya penanganan pandemi Covid-19 yang merupakan kejadian luar biasa atau extra ordinary dan telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan bangsa, baik dari sisi kesehatan, kegiatan pendidikan, sosial, ibadah, interaksi sosial hingga aspek ekonomi dan keuangan.

    “Keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 membutuhkan kerja sama dari seluruh komponen bangsa dan semangat gotong royong, saling mendukung untuk mengatasi berbagai ancaman, tantangan dan ketidakpastian yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19,” ucap Sri Mulyani di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (18/6).

    Mengenai asumsi pertumbuhan ekonomi, Sri Mulyani mengatakan, dalam kondisi ketidakpastian yang sangat tinggi saat ini akibat masih meluasnya penyebaran Covid-19 dan belum diketahui kapan akan berakhir, penetapan asumsi pertumbuhan ekonomi juga akan sangat diliputi dengan ketidakpastian.

    Baca juga.. :

    • Dikotomi Sekolah Negeri dan Swasta Harus Dihilangkan
    • DPR Minta Gugus Tugas Covid-19 Bangun Care Center Anak
    • Komisi I DPR Rampungkan Uji Kelayakan 32 Calon Dubes RI

    “Saat ini berbagai lembaga internasional telah melakukan revisi penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2020 secara sangat tajam yang menggambarkan proses pemburukan ekonomi dunia pada tahun 2020 berjalan sangat cepat dan sangat dahsyat. Pemerintah terus bekerja keras untuk menahan dampak negatif Covid-19 terhadap masyarakat dan perekonomian. Berbagai langkah stimulus dan dorongan serta kebijakan insentif dilakukan untuk menjaga dan memulihkan, baik sisi permintaan dan juga dari sisi suplai atau produksi,” paparnya.

    Ia menambahkan, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif pada pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga dan keempat tahun 2020 ini. Pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi tahun 2020 dapat dicegah untuk tidak merosot secara tajam dan masih dapat dipertahankan pada zona positif.

    “Asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 4,5 hingga 5,5 persen memang masih mengandung ketidakpastian. Perkiraan pertumbuhan ekonomi pada rentang 4,5 hingga 5,5 persen tersebut diasumsikan ditopang olah konsumsi masyarakat, investasi dan perdagangan internasional yang berangsur pulih, setelah pukulan terberat akibat Covid-19 diasumsikan juga mulai reda dan tidak terjadi pukulan kedua dari penyebaran Covid-19,” ungkap Sri Mulyani.

    Selain itu, sambungnya, program pemulihan ekonomi nasional yang dilakukan tahun 2020 sebagian masih akan dipertahankan untuk menjaga momentum pertumbuhan. Pemerintah dan Bank Indonesia akan menjaga inflasi pada tingkat yang terkendali untuk memulihkan daya beli masyarakat.

    “Pemerintah akan meneruskan dan memperkuat program bantuan sosial yang komprehensif untuk mendorong pemerataan pendapatan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. Kinerja perekonomian nasional dari sisi produksi juga diharapkan mulai pulih seiring dengan normalisasi kegiatan sosial ekonomi masyarakat, serta didukung dengan berbagai insentif dunia usaha dan reformasi, serta perbaikan iklim investasi yang fundamental untuk melanjutkan momentum pertumbuhan dan memperkuat transformasi ekonomi,” jelasnya.

    TAGS : Warta DPR APBN 2021 Paripurna DPR

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73977/Penetapan-Asumsi-Pertumbuhan-Ekonomi-Diliputi-Ketidakpastian/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK: Kartu Prakerja Bermasalah
    Next Article Klaim Temukan Obat Covid-19, Warga Asal Situbondo Sambangi Gedung DPR
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.