Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengadilan Berlin "Ngotot" Larang Penggunaan hijab
    News

    Pengadilan Berlin "Ngotot" Larang Penggunaan hijab

    May 10, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengadilan Berlin "Ngotot" Larang Penggunaan hijab

    Ilustrasi wanita kenakan cadar

    Berlin – Pengadilan Berlin pada Rabu memutuskan tetap melarang seorang guru sekolah dasar Muslim mengenakan jilbabnya di tempat kerja.

    Pengadilan berpendapat keputusan administrasi sekolah untuk tidak mengizinkan guru mengenakan jilbab sesuai dengan “hukum netralitas” Berlin, yang melarang pegawai publik, termasuk guru, polisi dan pejabat peradilan memakai simbol-simbol keagamaan.

    Baca juga : Enno Lerian Ketagihan Berbisnis Hijab

    “Hukum netralitas tidak melanggar ketentuan konstitusional,” kata pengadilan melalui sebuah pernyataan. Mereka juga mengungkapkan administrasi sekolah itu sebelumnya menyarankan guru tersebut bekerja di sekolah menengah, di mana larangan itu tidak berlaku.

    Pada 2015, putusan Mahkamah Konstitusi Jerman membatalkan “larangan umum” terhadap guru-guru yang mengenakan jilbab, dan memutuskan larangan seperti itu hanya dapat diterapkan bila pakaian itu menimbulkan kontroversi dan mengancam ketentraman sekolah.

    Baca juga : Bamusi Hijab Hunt Talent 2018 Usung Tema Kebhinekaan

    Namun, Berlin adalah salah satu dari kota-kota federal yang bersikeras melarang jilbab bagi guru-guru sekolah dasar.

    Meskipun beberapa negara bagian Jerman melarang pemakaian jilbab oleh tenaga pengajar, mereka tidak melarang siswi-siswi Muslim memakai hijab atau kerudung di di sekolah atau universitas.

    Baca juga : 4 Tips Simpel Merawat Rambut Berhijab

    Jerman memiliki populasi yang terdiri dari hampir 4,7 juta umat Islam, di mana kebebasan beragama dilindungi oleh Konstitusi Jerman.

    Namun, perempuan-perempuan berhijab sering mengalami diskriminasi dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya sentimen anti-Muslim, yang dipicu oleh propaganda partai-partai sayap kanan dan populis yang memanfaatkan momentum krisis pengungsi. (aa)

     

    TAGS : Berlin hijab

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/34139/Pengadilan-Berlin-Ngotot-Larang-Penggunaan-hijab/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMahathir Menang, PKB: Berpolitik Harus Sabar dan Konsisten
    Next Article Singapura Terpilih Jadi Tempat Pertemuan Trump dan Kim Jong-un
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.